“Modernisasi pertanian dengan penggunaan pompa listrik untuk pengairan, juga sebagai dorongan PLN dalam penggunaan energi yang bersih, aman dan ramah lingkungan,” tambahnya.
Sementara Sodikun, selaku Ketua Kelompok Tani Harapan Maju II menyebutkan bahwa sebelum adanya listrik PLN di lahan pertanian yang dikelolanya itu, mengandalkan air hujan dan pompa mesin diesel.
Menurutnya, dengan pembangunan sarana pengairan berupa empat titik sumur bor beserta pompa air dari PLN Peduli sangat membantu para petani dalam mengairi empat hektare lahan sawah di desanya itu.
Dia menambahkan bahwa penggunaan listrik untuk pengairan sawah dapat mengurangi biaya operasional yang sebelumnya dikeluarkan oleh petani.
“Kami sangat berterimakasih kepada PLN karena dengan pompa air listrik ini dapat membantu pengairan di sawah kami, sehingga kami tidak lagi bergantung pada air dari pompa diesel yang selama ini kami gunakan,” tandasnya. (Rls/SA)











