“Peserta pameran berasal dari berbagai skala usaha, termasuk industri besar, menengah, dan kecil, serta BUMN, UMKM binaan, lembaga pemerintah pembina UMKM dan mitra BSN,” sambung Zakiyah.
Para stakeholder dan masyarakat dapat menemukan produk-produk berkualitas sesuai SNI, konsultasi dan berbagi pengalaman mengenai SNI, serta melakukan benchmark terhadap perusahaan yang telah sukses menerapkan SNI.
Forum ini juga akan menjadi ajang business matching antara produsen dan calon buyer, sehingga bisa meningkatkan transaksi industri peserta pameran dan pengunjung.
“Kehadiran SNI Expo yang merupakan rangkaian kegiatan BMN 2024 membuktikan komitmen kuat BSN dalam menyediakan platform untuk mempromosikan produk ber-SNI secara nasional,” terang Zakiyah.
Selain SNI Expo 2024, dalam rangkaian BMN juga akan dilaksanakan Seminar BMN yang akan dihadiri lebih dari 3000 orang para pemangku kepentingan yang berasal dari Kementerian, LPNK, BUMN, Pemerintah Daerah, Lembaga Penilaian Kesesuaian (LPK), Laboratorium Penguji, Lembaga Sertifikasi, Lembaga Validasi Verifikasi, asosiasi pelaku usaha, industri penerap SNI, perguruan tinggi dan masyarakat.
Tidak hanya pameran dan seminar, kegiatan BMN akan diisi Konferensi Mutu : Generasi Muda Standardisasi; Workshop Peningkatan Daya Saing Produk di Bidang Kelautan dan Perikanan; Capacity Building Keamanan Siber untuk Medukung Ekonomi Nasional yang Berkelanjutan.
Lalu, Herudi Technical Committee Award; FGD Tren Kegiatan Penilaian Kesesuaian di Masa Mendatang; Workshop Peningkatan Daya Saing Koperasi dan UKM Indonesia; Capacity Building Keamanan Siber untuk Mendukung Ekonomi Nasional yang Berkelanjutan; serta Malam Penganugerahan SNI Award 2024. (Rls/SA)











