“Insya Allah Provinsi Lampung dalam dua sampai tiga tahun lagi, akan mulus jalannya. Kita gak mau cengeng, kita gak mau ngeluh, inilah realita kita. Tapi saya semangat, selama bapak ibu mendoakan dan men-support kami,” ujarnya.
Ia pun meminta masyarakat untuk bisa tetap menjaga infrastruktur jalan yang sudah dibangun agar tetap dalam kondisi yang baik.
“Dengan jalan yang sudah dibangun ini, tolong dijaga sama-sama agar jalannya tetap bagus. Sebab kami belum tahu kapan kami akan membenarkan jalan ini lagi,” bebernya.
Sementara itu, Kepala Dinas BMBK Provinsi Lampung M. Taufiqullah menuturkan bahwa pada tahun 2025, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung telah mengalokasikan anggaran untuk penanganan jalan dan jembatan yang menjadi kewenangan Provinsi Lampung.
Dari alokasi anggaran tersebut untuk di Kabupaten Lampung Utara sendiri terdapat 5 kegiatan penanganan jalan yaitu pertama, Rekonstruksi jalan Ruas Negara Ratu — Simpang Tujok, kedua, Rekonstruksi Jalan Ruas Ketapang — Negara Ratu.
Lalu, ketiga, Rekonstruksi Jalan Ruas Negara Ratu — Soponyono, keempat, Rekonstruksi Jalan Ruas Bandar Agung — Bandar Sakti, dan kelima, Rehabilitasi jalan ruas Kotabumi — Bandar Abung.
Usai melakukan groundbreaking, Gubernur Mirza melanjutkan kegiatan pemberian bantuan kepada masyarakat berupa paket sembako, bantuan usaha ekonomi produksi serta bantuan bagi disabilitas di depan SMPN 4 Kelurahan Kotabumi Tengah. (Rls/SA)











