Sementara itu, Ketua KONI Lampung, Taufik Hidayat menyatakan siap mengemban amanah dengan fokus pada penguatan organisasi, peningkatan prestasi, dan menjadikan olahraga sebagai bagian budaya hidup sehat masyarakat Lampung.
“Kami membawa visi menjadikan KONI Lampung berintegritas, unggul, dan kolaboratif dalam meningkatkan prestasi olahraga di tingkat nasional maupun internasional,” kata Taufik.
Ia menambahkan, visi tersebut akan dicapai melalui semangat dan tekad yang terangkum dalam tagline “Sinergi Untuk Prestasi” yang menggambarkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, kabupaten/kota, pemangku kepentingan, dan sektor swasta.
“Indikator keberhasilan bisa dilihat dari sukses pengelolaan, sukses pembinaan, dan sukses prestasi,” tegas Taufik.
Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman dalam kesempatannya mengapresiasi prestasi olahraga Lampung selama ini.
Ia menyampaikan bahwa terdapat banyak prestasi yang dimiliki Lampung, salah satunya atlet angkat besi dan angkat berat yang membanggakan.
”Pada PON ke-21 di Aceh – Sumatra Utara, Lampung menduduki peringkat ke-10 dengan meraih 22 medali emas. Ini prestasi yang membanggakan,” beber Marciano.
Ia berharap kepengurusan baru KONI Lampung dapat mengoptimalkan pembinaan atlet dengan dukungan penuh dari Gubernur Mirza.
Marciano juga menyinggung harapan Lampung untuk menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) bersama Banten pada tahun 2032.
”Saya optimistis dengan dukungan luar biasa dari Bapak Gubernur, prestasi olahraga Lampung akan terus meningkat di masa yang akan datang. Lampung juga berharap bisa menjadi tuan rumah PON 2032, dan kami di pusat akan mempertimbangkan kesiapan Lampung,” ucapnya. (Rls/SA)











