Gubernur juga menanyakan langsung kepada warga masyarakat yang hadir terkait kebijakan SMA gratis yang telah diterapkan di seluruh SMA Negeri se-Provinsi Lampung.
Dirinya menjelaskan bahwa program tersebut bertujuan untuk meringankan beban pengeluaran keluarga dan memberikan kesempatan yang luas bagi masyarakat Lampung agar anak-anaknya dapat melanjutkan pendidikan di tingkat SMA/SMK.
“Itu upaya pemerintah provinsi supaya anak-anak ibu bisa sekolah dengan baik. Titip pesan buat anak-anaknya, supaya bisa belajar dengan baik, dengan benar supaya bisa menjadi anak-anak yang unggul,” pesannya.
Program “Desaku Maju” tak hanya meningkatkan pendapatan warga, program ini juga mengubah cara pandang masyarakat dari sekadar penerima bantuan menjadi pelaku pembangunan yang mandiri dan kreatif.
Kontribusi sektor UMKM dan pertanian desa terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung dapat meningkat signifikan, terutama di sektor perdagangan lokal dan hasil pertanian unggulan.
Lebih jauh, geliat ekonomi desa juga menurunkan angka pengangguran terbuka dan meningkatkan pendapatan per kapita masyarakat desa, yang pada akhirnya ikut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara keseluruhan.
Gubernur pun menegaskan bahwa program ini akan terus diperluas hingga menjangkau seluruh desa di Lampung yang diharapkan bisa menjadi Desa Mandiri dan Produktif. (Rls/SA)









