Nasional

Laboratorium SNSU Diakui Secara Internasional

×

Laboratorium SNSU Diakui Secara Internasional

Sebarkan artikel ini

Sebagaimana diketahui, Laboratorium SNSU BSN telah mengoperasikan sistem manajemen untuk kegiatan kalibrasi dan pengukuran dengan kompetensi yang sesuai berdasarkan standar internasional SNI ISO/IEC 17025:2017.

Sampai dengan saat ini, pengelolaan SNSU di Indonesia telah mendapatkan pengakuan internasional untuk 135  kemampuan pengukuran dan kalibrasi yang meliputi 7 bidang pengukuran dan kalibrasi yaitu panjang, massa, kelistrikan dan waktu, suhu, fotometri dan radiometri, akustik dan vibrasi, dan kimia.

Kemampuan ini mendukung berbagai sektor pembangunan dan kehidupan seperti perdagangan, perindustrian, kesehatan, transportasi, energi, pangan, lingkungan, dan pengembangan ilmu pengetahuan teknologi serta inovasi nasional.

Pengakuan internasional atas pengelolaan SNSU di Indonesia dicapai melalui keikutsertaan BSN dalam organisasi metrologi regional Asia Pacific Metrology Programme (APMP), serta menjadi wakil Indonesia dalam organisasi Konvensi Meter yang berkedudukan di Biro Internasional Timbangan dan Ukuran (BIPM) di Sèvres, Prancis.

Tahapan untuk mendapat pengakuan tersebut dimulai dengan kunjungan audit oleh ahli metrologi dari mancanegara, lalu mengikuti uji banding pengukuran dan kalibrasi dengan lembaga-lembaga metrologi negara lain, hingga mendapatkan pengakuan yang tercantum dalam Key Comparison Database (KCDB) di laman web BIPM.

Layanan Laboratorium SNSU BSN terdiri dari layanan kalibrasi dan pengukuran untuk metrologi kelistrikan dan waktu; metrologi radiometri dan fotometri; metrologi panjang; metrologi suhu; metrologi massa; dan metrologi akustik dan vibrasi.

Sedangkan Laboratorium SNSU Kimia menyediakan layanan penyediaan certified reference raterial (CRM); program uji profisiensi; konsultasi; dan pelatihan.

Sementara layanan Laboratorium SNSU Biologi mencakup penyediaan bahan acuan bersertifikat DNA porcine; kalibrasi kit ekstraksi DNA; kalibrasi kit PCR; serta karakterisasi mikroba sehingga akan dapat memenuhi kebutuhan bahan acuan dan kalibrasi terkait produk halal dan kesehatan.

“Target BSN ke depan dengan adanya Lab SNSU adalah terpenuhinya seluruh kebutuhan pengukuran, kalibrasi dan bahan acuan nasional,” pungkas Hastori. (SA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *