Kegiatan Rakorpimprov ini diselenggarakan bekerjasama dengan Penerbit Erlangga.
Sementara itu, Ketua IGTKI-PGRI Provinsi Lampung Nisdaryati menyatakan Rakorpimprov ini dilaksanakan salah satunya untuk menyusun proram kerja satu tahun ke depan dan mengevaluasi kegiatan satu tahun ke belakang.
Dia menyebutkan kegiatan ini juga dalam rangka meningkatkan kompetensi SDM guru-guru TK ataupun PAUD.
“Karena kita dituntut untuk mewujudkan PAUD yang bermutu dan berkualitas serta selalu meningkatkan kompetensi karena kita sudah berada di dunia digitalisasi,” tutur Nisdaryati.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Sulpakar mendorong agar seluruh guru termasuk guru TK atau PAUD harus komunikatif, kreatif dan inovatif.
“Kalau bapak ibu guru tidak inovatif, kita akan tertinggal. Bapak ibu guru juga harus peduli terhadap anak-anak didik kita, mereka adalah anak bangsa yang harus kita persiapkan menuju Indonesia Emas 2045 yang mampu berdaya saing,” ujar Sulpakar.
Sulpakar menjelaskan para guru juga harus berkualitas, intelektual, bertanggung jawab, disiplin, dan ikhlas.
“Karena guru adalah contoh bagi anak-anak kita. Anak-anak bangsa ini adalah tanggungjawab kita semua,” tuturnya.
Pimpinan Penerbit Erlangga Linggom Napitupulu mengatakan pihaknya sangat berbangga diri karena telah ikut andil untuk memajukan taman kanak-kanak di Republik Indonesia selama 73 tahun.
“Sebagai mitra pendidikan yang sudah 73 tahun, kami senantiasa berkomitmen untuk memberikan kontribusi nyata dalam dunia pendidikan. Kami percaya bahwa pendidikan anak usia dini adalah fondasi yang sangat penting dalam membentuk karakter dan kecerdasan anak-anak Indonesia penerus generasi bangsa,” kata Linggom. (Rls/SA)






