Nantinya, para pedagang yang sudah terdaftar akan mulai berjualan sejak pukul 15.00 – 18.30 WIB di satu ruas jalan.
“Lokasi pasar takjil di Gatot Subroto akan sama seperti tahun lalu, yaitu di depan Cafe Nudi, mulai dari perempatan BPMP hingga patung Ir. Soekarno, hanya di satu sisi jalan agar kendaraan tetap bisa melintas,” kata Dedeh.
Meskipun tahun lalu Wisata Kuliner di jalan Gatot Subroto tidak seramai lokasi lainnya, Dedeh optimis pada tahun ini akan lebih ramai dibanding tahun sebelumnya.
“Tahun lalu, antusiasme masyarakat terhadap pasar takjil di Wiskul cukup baik, meski tidak seramai di Doktor Susilo. Kami berharap tahun ini antusiasme masyarakat semakin meningkat,” ucapnya.
Ia juga mengimbau kepada para pedagang yang sudah mendaftar agar tidak membatalkan keikutsertaanya jika sudah masuk kedalam list yang akan berdagang di Wisata Kuliner.
“Sejauh ini baru ada 60 orang, kemungkinan masih ada yang akan mendaftar dan kami mengimbau kepada pedagang yang sudah mengisi form dan terdaftar sebagai IKM yang akan berjualan di Wiskul agar tidak membatalkan keikutsertaanya saat kegiatan sudah berjalan,” pungkasnya.











