Penyalaan listrik secara simbolis ditandai dengan sambungan listrik gratis untuk masjid sebagai pelanggan pertama di desa tersebut yang didukung oleh inisiatif sosial Light Up The Dream.
Mewakili Bupati Tanggamus, Sekretaris Daerah Ir. Suadi, M.M., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas upaya PLN yang berhasil menuntaskan 100% persen elektrifikasi desa di wilayahnya.
“Kami mengimbau agar masyarakat memanfaatkan listrik dengan bijak untuk meningkatkan kualitas hidup dan tidak melakukan penyalahgunaan instalasi listrik,” tegasnya.
Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat, Zainal Abidin menuturkan rasa syukur dan haru atas penyalaan listrik yang telah lama dinantikan.
“Sejak tahun 2010 kami bermimpi bisa menikmati listrik PLN. Hari ini, mimpi itu menjadi nyata. Kami sangat berterima kasih kepada PLN dan seluruh pihak yang telah memperjuangkan ini,” ungkap Zainal penuh haru.
Momentum penyalaan listrik di Atar Lebar ini bukan hanya menandai keberhasilan teknis, tetapi juga menjadi inspirasi tentang bagaimana kerja keras, kolaborasi, dan cita-cita mulia dapat menerangi kehidupan masyarakat dari “gelap” menuju “terang”, sebagaimana semangat Kartini yang terus menyala hingga kini. (Rls/SA)











