Pembangunan Gardu Induk yang tersebar di 5 lokasi di wilayah Provinsi Lampung ini dimaksudkan untuk memenuhi pasokan kebutuhan listrik bagi masyakarat Lampung.
“Melalui pembangunan Gardu Induk Dipasena dan Gardu Induk Mesuji, PLN dapat melistriki masyarakat sebanyak 3.627 pelanggan di Dipasena dan 8.574 pelanggan di Mesuji,” ujar Pandapotan Manurung.
Lebih lanjut, Pandapotan menjelaskan bahwa tiap Gardu Induk memiliki peranannya masing-masing sesuai dengan kebutuhan di daerah tersebut.
Gardu Induk Ketapang dikhususkan untuk menyokong supply listrik Lampung Selatan, khususnya di daerah kawasan industri dan pelabuhan.
Kemudian, Gardu Induk Langkapura guna meningkatkan kehandalan energi listrik yang akan disalurkan ke pusat kota Bandar Lampung. Selanjutnya, Gardu Induk Jati Agung yang akan memperkuat kelistrikan di daerah Kota Baru, Lampung Selatan.
Dalam kesempatan yang sama, peresmian tersebut diwarnai dengan penyaluran bantuan melalui program PLN Peduli dan Yayasan Baitul Maal PLN dengan total sebesar Rp 195.000.000 dengan rincian bantuan berupa sarana prasarana rumah ibadah, sembako, modal usaha, hingga bantuan untuk guru ngaji, guru honorer, dan mustahik yang berlokasi di sekitar pembangunan Gardu Induk tersebut. (Rls/SA)











