Bandar LampungEKBISLampung

RSP YBM PLN Ringankan 1.093 Mustahik yang Berobat di Bandar Lampung

37
×

RSP YBM PLN Ringankan 1.093 Mustahik yang Berobat di Bandar Lampung

Sebarkan artikel ini
Rumah Singgah Pasien (RSP) YBM PLN Lampung menjadi tempat singgah bagi pasien pengobatan dari berbagai daerah di luar Kota Bandar Lampung || Foto: PLN UID Lampung
Rumah Singgah Pasien (RSP) YBM PLN Lampung menjadi tempat singgah bagi pasien pengobatan dari berbagai daerah di luar Kota Bandar Lampung || Foto: PLN UID Lampung

5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung –  Rumah Singgah Pasien (RSP) Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Lampung yang diresmikan pada Desember 2018 telah menjadi tempat singgah bagi 1.093 pasien pengobatan dari berbagai daerah di luar Kota Bandar Lampung.

Beralamat di Jalan Danau Tondano, Kedaton, Bandar Lampung, RSP yang didirikan YBM PLN ini merupakan rumah singgah yang dapat dimanfaatkan oleh pasien dari luar Kota Bandar Lampung yang sedang menjalani pengobatan di berbagai rumah sakit rujukan seperti, RSUD Abdul Moeloek dan RS Urip Sumoharjo.

Baca Juga  Kadis PU: Flyover Sultan Agung Beroperasi Medio Maret 2021

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Lampung, Saleh Siswanto menjelaskan Rumah Singgah Pasien merupakan program dari YBM PLN dengan menggandeng Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) sebagai pengelola RSP di Bandar Lampung.

Baca Juga  Penyelenggara Pilkada Bandarlampung Akan Jalani Rapid Test 15 Juni

“YBM PLN menyediakan rumah singgah ini untuk pasien-pasien pengobatan dari luar Kota Bandar Lampung yang membutuhkan tempat untuk menginap atau tinggal sementara untuk menjalani pengobatan di RS rujukan yang ada di Bandar Lampung,” kata Saleh.

Dengan total 8 kamar untuk pasien dan pendamping, RSP YBM PLN juga menyediakan fasilitas ambulans yang dapat digunakan oleh pasien untuk antar-jemput dari RSP ke rumah sakit tempat pengobatan.

Baca Juga  Cegah Penyebaran Covid-19, Pemkot Bagikan 2000 Masker Kain Gratis

“Pasien-pasien yang tinggal di RSP YBM PLN ini merupakan rekomendasi dan atas verifikasi dari RS rujukan sehingga dapat dipastikan ditempati oleh pasien yang benar-benar membutuhkan,” ungkap Saleh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *