“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PLN UID Lampung atas program ini. Anak-anak kami, khususnya siswa tunarungu, sangat antusias mengikuti pelatihan membatik ini. Harapan kami, keterampilan ini bisa menjadi bekal produktif untuk masa depan mereka,” ucap Munir.
Kepala Cabang Dinas Wilayah IV Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Nofirdon Muchtar, S.P., M.E. juga menekankan pentingnya dukungan dari berbagai pihak dalam menciptakan pendidikan yang berkeadilan bagi seluruh anak bangsa.
“Kami menyambut baik sinergi seperti ini. Anak-anak berkebutuhan khusus berhak mendapatkan pendidikan yang berkualitas dan relevan. Kegiatan seperti ini membuktikan bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia usaha dapat membawa manfaat nyata,” ujarnya.
PLN UID Lampung berharap pelatihan ini dapat menjadi cikal bakal terbentuknya kelas keterampilan membatik permanen di SLBN Sukamaju, sebagai bagian dari kurikulum yang memberdayakan dan berorientasi masa depan.
Ketua Srikandi PLN UID Lampung Elok Faiqoh Saptining Ratri menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata semangat kebersamaan dan kepedulian sosial dari para Srikandi PLN.
“Kami sangat bangga dapat menjadi bagian dari kegiatan ini. Kolaborasi antara Srikandi PLN, PIKK, dan manajemen PLN UID Lampung menunjukkan bahwa semangat gotong royong masih sangat kuat,” ungkapnya.
“Kami juga berharap bantuan ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi guru dan siswa SLB dapat berkarya dari ilmu keterampilan yang sudah diajarkan dan dapat menjadi bekal keahlian di masa depan kelak,” harapnya. (Rls/SA)











