5W1HIndonesia.id, Bandarlampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarampung memastikan bahwa informasi terkait penutupan seluruh pasar di Bandarlampung untuk mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19) adalah hoaks (kabar bohong).
Informasi tersebut beredar melalui pesan WhatsApp (WA) yang menyebutkan penutupan sementara pasar tradisional, swalayan, dan sejumlah warung sesuai instruksi Wali Kota Bandarlampung dalam rangka pencegahan Covid-19.
“Kami pastikan bahwa berita tersebut adalah berita hoaks yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” ungkap Ahmad Nurizki, Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Minggu (22/3/2020).
Menurutnya, karena sampai dengan hari ini bapak Wali Kota Bandarlampung, Herman HN tidak memberikan arahan dan surat edaran terkait dengan penutupan warung, swalayan, pasar dan lain sebagainya.
“Jadi kami sampaikan bahwa kegiatan pasar dan lainnya masih berjalan seperti biasa,” tegas pria yang juga menjabat Kadiskominfo Kota Bandarlampung.











