Bandar LampungLampung

Walikota Eva Dwiana Buka Lomba MTQ ke 52 Bandar Lampung

16
×

Walikota Eva Dwiana Buka Lomba MTQ ke 52 Bandar Lampung

Sebarkan artikel ini

5W1HINDONESIA.ID, Bandar Lampung – Pemerintah kota Bandar Lampung menggelar lomba Musabaqah Tilawatil Quran MTQ ke 52 yang dimulai sejak, Jumat (5/5). Pembukaan digelar secara meriah di stadion mini Kalapataru kecamatan Kemiling.

MTQ ke 52 diikuti oleh 414 Qori dan Qoriah serta 2.500 tim official. Adapun peserta dalam hal ini merupakan warga dari 20 kecamatan se kota Bandar Lampung.

Sedangkan untuk tim juri, terdapat 61 orang juri dari berbagai pimpinan pondok pesantren, UIN Raden Intan dan Kementerian Agama Lampung.

Baca Juga  Menko Teten Masduki Kunker ke Dipasena, Program Gubernur Arinal Pengembangan Udang Direspons Positif

Adapun mimbar yang dilombakan sebagai berikut

Adapun lomba jumlah yang dilombakan

1.Tartil Al Quran

2. Qiroat Mujjawwad dewasa, qiroat murattal remaja, qiroat murottal anak-anak

3. 1 Juz dan tilawah, 5 juz dan tilawah

4. Tahfidz 10 juz, tahfidz 20 juz, tahfidz 30 juz.

Baca Juga  Tim Monitoring Divisi III Pantau Penerapan Pelaksanaan PPKM Mikro di Kabupaten Tulang Bawang Barat

5. Tafsir Bahasa Indonesia, tafsir Bahasa Arab dan tafsir Bahasa Inggris

6. Khat Al Quran (semua golongan)

7. Fahmil Quran, Syarhil Quran.

8. Hafalan 100 hadist dengan sanad, hafalan 500 hadist tanpa sanad.

Walikota Eva Dwiana yang membuka langsung lomba MTQ ke 52 Bandar Lampung mengatakan, kegiatan ini meruapakan ajang untuk muhasabah diri agar hidup kita semua bisa berjalan sesuai tuntunan Al Quran.

Baca Juga  Kejutan Komandan Brigif 4 Mar/BS dan Komandan Lanal Lampung pada Hari Jadi Bayangkara Ke 74 di Mapolda Lampung

“Oleh karena itu, hal ini menjadi penting dan strategis dalam menghadapi berbagai ancaman dalam kehidupan beragama, bermasyarakat serta berbangsa dan bernegara,” ujarnya.

Selain itu, Eva Dwiana mengatakan MTQ ini bertujuan untuk lebih meningkatkan pemahaman dan kecintaan umat Islam kepada Al-quran.

“Sekaligus membangun hubungan antar manusia dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan beragama,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *