Bandar LampungEKBISLampungPemerintahan

Beri Pelatihan Kreasi Suvenir dan Kue ke Ibu-ibu, Wali Kota Eva Dwiana: Walaupun di Rumah Kita Bisa Berkarya

37
×

Beri Pelatihan Kreasi Suvenir dan Kue ke Ibu-ibu, Wali Kota Eva Dwiana: Walaupun di Rumah Kita Bisa Berkarya

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana saat memberikan pelatihan membuat kue basah kepada ibu-ibu kelompok IKM. (Istimewa)

5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung melalui Dinas Perindustrian memberikan pelatihan kreasi suvenir kepada ibu-ibu kelompok Industri Kecil dan Menengah (IKM).

Selain kreasi suvenir, ibu-ibu tersebut juga diberikan pelatihan membuat kue basah dan lapis khas Lampung.

Kegiatan pelatihan digelar di Hotel Grand Praba Jalan Wr. Monginsidi, Pengajaran, Kec.Telukbetung Utara, Kota Bandar Lampung pada Kamis (4/11/2021).

Baca Juga  Satgas Covid-19 Bandar Lampung Pastikan Penerapan Peduli Lindungi di Hotel Berjalan

“Hari ini kita Kota Bandar Lampung melalui Dinas Perindustrian melakukan pelatihan UKM terutama ibu-ibu biasa di rumah,” papar Eva di sela-sela kegiatan.

“Walaupun di rumah kita bisa berkarya,” sambungnya.

Menurutnya, pihaknya untuk sementara ini melatih macam-macam kue basah dan lapis khas Lampung dan juga belajar kreasi Tapis untuk suvernir.

“Juga untuk anak-anak muda ada pelatihan di LPMP. Jadi semua anak-anak yang putus sekolah silakan boleh daftarkan,” paparnya.

Baca Juga  Pemkot Bandar Lampung Apresiasi 85 ASN Purna Bakti, ini Bentuk Penghargaan yang Diberikan

Lanjut Eva menjelaskan bahwa pendaftaran untuk pelatihan anak-anak tersebut akan dimulai pada Desember mendatang.

“Kita mulai pendaftaran Desember supaya anak-anak di Bandar Lampung bisa berikan ide dan kreasinya,” beber Eva.

Para anak-anak muda tersebut, sambung dia, akan dibentuk wadah atau tempat untuk bekerjasama dengan Pemkot Bandar Lampung dan nanti diberikan modal.

Baca Juga  Selama Libur Lebaran, Pemkot Bandar Lampung Tutup Tempat Usaha Destinasi Wisata

Pelatihannya beragam mulai desain, IT, masak, karena ada gedung satu tidak dipakai nanti yang mengisi anak-anak yang sudah ikut pelatihan dan ibu-ibu juga bisa berdagang di sini untuk sentral makanan Kota Bandar Lampung.

“Jadi jangan putus asa. Putus sekolah kita ada bidangnya, ada tempatnya untuk berikan apresiasi terhadap anak-anak,” pungkasnya. (SA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *