Bandar LampungLampungPemerintahan

Pemprov Lampung Siap Cetak Sejarah Melalui Penulisan Mushaf Alquran Bernuansa Budaya Lampung

38
×

Pemprov Lampung Siap Cetak Sejarah Melalui Penulisan Mushaf Alquran Bernuansa Budaya Lampung

Sebarkan artikel ini
Sekdaprov Lampung, Marindo Kurniawan, saat menerima silaturahmi Perkazi bersama Plt. Kanwil Kemenag dan UIN Raden Intan Lampung, di Ruang Kerja Sekdaprov || Foto: Adpim Pemprov Lampung
Sekdaprov Lampung, Marindo Kurniawan, saat menerima silaturahmi Perkazi bersama Plt. Kanwil Kemenag dan UIN Raden Intan Lampung, di Ruang Kerja Sekdaprov || Foto: Adpim Pemprov Lampung

5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung –  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mendukung Perkumpulan Kaligrafer Lampung Indonesia (Perkazi) dalam merealisasikan penulisan Mushaf Alquran bernuansa budaya Lampung bertajuk Mushaf Lampung – Sang Bumi Ruwa Jurai.

Dukungan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Marindo Kurniawan, saat menerima silaturahmi Perkazi bersama Plt. Kanwil Kemenag dan UIN Raden Intan Lampung, di Ruang Kerja Sekdaprov, Kamis (2/10/2025).

Baca Juga  Ringankan Beban Warga Terdampak Covid-19, Kemensos RI Salurkan Sembako Senilai Rp 900 Juta di Lampung

Sekdaprov menegaskan Pemprov akan memberikan dukungan secara menyeluruh agar karya ini dapat terlaksana.

“Kami bangga dengan desain yang diajukan. Kami juga mengajak para budayawan untuk menjadi penuntun agar mushaf ini benar-benar merepresentasikan identitas Lampung,” ujarnya.

Program penulisan Mushaf Lampung ini akan melibatkan seluruh kaligrafer dari berbagai daerah di Lampung. Setiap dua juz mushaf akan merepresentasikan kebudayaan khas dari masing-masing kabupaten/kota, sehingga keseluruhan mushaf memadukan nilai Islam dengan ragam budaya Lampung yang kaya dan unik.

Baca Juga  Puluhan PKL di Jalan Bukit Tinggi Akan Direlokasi, Ini Penjelasan Plh. Sekretaris Daerah Tole Daelami

Iluminasi mushaf akan dihiasi motif-motif khas seperti siger, pucuk rebung, perahu, pohon hayat, hingga tapis tradisional, yang mencerminkan filosofi Sang Bumi Ruwa Jurai—simbol persatuan antara adat Pepadun dan Saibatin.

Baca Juga  Keberatan Keputusan Bawaslu Lampung, Kuasa Hukum Eva-Deddy Siap Tempuh Jalur Hukum

Selain melestarikan seni kaligrafi Islam bernuansa lokal, program ini bertujuan membumikan Alquran di tengah masyarakat, meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap kalam ilahi, sekaligus memperkuat jati diri Lampung sebagai daerah yang religius dan berbudaya.

Mushaf Lampung juga diproyeksikan menjadi karya monumental yang dapat menjadi rujukan pendidikan di masjid, sekolah, madrasah, hingga perguruan tinggi.