Bandar LampungLampungPemerintahan

Daya Beli Masyarakat Lampung Menguat, Pembelian Kendaraan Baru Naik 21 Persen pada Triwulan I 2026

43
×

Daya Beli Masyarakat Lampung Menguat, Pembelian Kendaraan Baru Naik 21 Persen pada Triwulan I 2026

Sebarkan artikel ini
Jumlah kendaraan baru di Lampung meningkat dari 32.858 unit menjadi 39.817 unit pada triwulan I tahun 2026 || Foto: Istimewa
Jumlah kendaraan baru di Lampung meningkat dari 32.858 unit menjadi 39.817 unit pada triwulan I tahun 2026 || Foto: Istimewa

5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung — Daya beli masyarakat Provinsi Lampung menunjukkan tren yang semakin positif pada triwulan I tahun 2026. Hal ini tercermin dari meningkatnya transaksi pembelian kendaraan bermotor baru selama periode Januari hingga Maret 2026.

Berdasarkan data perbandingan periode Januari–Maret 2025 dan Januari–Maret 2026, jumlah kendaraan baru di Lampung meningkat dari 32.858 unit menjadi 39.817 unit.

Baca Juga  Dorong Pelestarian Wastra Lampung, PLN UID Lampung Salurkan Bantuan untuk UMKM Qinan Tapis Pringsewu

Dengan demikian, terjadi kenaikan sebesar 6.959 unit atau tumbuh sekitar 21 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Peningkatan ini tidak hanya terlihat dari sisi volume kendaraan, tetapi juga dari nilai ekonominya. Pada triwulan I tahun 2026, nilai transaksi pembelian kendaraan bermotor baru di Provinsi Lampung diperkirakan mencapai sekitar Rp 2,5 triliun.

Baca Juga  Lampung Peroleh 21.541 Sertifikat Tanah Objek Reforma Agraria, Jokowi: Ini Hasil Perjuangan Kita Bersama

Angka ini merupakan akumulasi dari transaksi kendaraan roda dua dan roda empat, didekati dari komponen pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor.

Baca Juga  Agar Lebaran Berjalan Tertib, Gubernur Lampung Minta Seluruh Sektor Persiapkan Skenario Antisipatif

Secara rinci, nilai transaksi kendaraan roda dua diperkirakan mencapai Rp 1,03 triliun, sementara kendaraan roda empat memberikan kontribusi lebih besar, yaitu sekitar Rp 1,49 triliun. Jika digabungkan, total nilai ekonomi dari transaksi kendaraan bermotor baru tersebut mencapai Rp 2,5 triliun.