5W1HIndonesia.id, Lampung Selatan – Institut Teknologi Sumatera (ITERA) membenarkan bahwa Zahra Syifa yang meninggal dunia, pada Rabu (20/1) malam, di kompleks perumahan Jalan Karimun Jawa, Gang Wisma 1, Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung, adalah mahasiswa aktif ITERA di Program Studi Teknik Geomatika angkatan 2017.
Berdasarkan data kemahasiswaan, mahasiswi tersebut berasal dari Karawang, Jawa Barat.
Berdasarkan informasi yang didapatkan dari para dosen pengajar, Zahra adalah salah satu mahasiswa yang baik dan tidak memiliki masalah dalam perkuliahan ataupun dalam penyusunan tugas akhir selama berkuliah di ITERA.
Atas musibah yang terjadi, pihak ITERA melalui perwakilan Dosen Prodi Teknik Geomatika ITERA turut serta mendampingi pihak keluarga di RSUDAM.
Terkait penyebab meninggalnya Zahra, pihak ITERA masih menunggu keterangan resmi dari keluarga dan pihak kepolisian.
Atas musibah meninggalnya Zahra, seluruh sivitas akademika ITERA turut berdukacita sedalam-dalammnya kepada pihak keluarga, dan turut mendoakan semoga almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“Rektor Prof. Ofyar Z Tamin, beserta sivitas akademika ITERA menyatakan berbelasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga atas meninggalnya Zahra Syifa,” dalam keterangan rilis yang diterima, Kamis (21/1/2021). (Rls/SA)











