“Membangun sebuah bangunan seperti rumah, sekolah, ataupun gedung maka perlu memperhatikan aspek standardisasi. Karena jika tidak, akan berdampak pada keamanan maupun keselamatan, seperti risiko ambruk dan rusaknya suatu bangunan yang dapat mencelakai orang di sekitar bangunan tersebut,” tegas Kukuh.
Kukuh melanjutkan, ada beberapa jenis bahan material bangunan paling penting yang harus diketahui ketika membangun konstruksi bangunan yang juga telah ditetapkan SNInya bahkan diantaranya diberlakukan wajib.
440 SNI terkait bahan material bangunan yang telah ditetapkan BSN antara lain semen, batu bata, baja, pipa, keramik, kaca, cat, genteng, paku, dan lain sebagainya.
Meskipun 440 SNI tersebut tidak kesemuanya diwajibkan, tetapi menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan standarnya dalam membangun atau merenovasi rumah, gedung, ataupun sekolah. Seperti SNI 8640:2018 Spesifikasi Bata Ringan Untuk Pasangan Dinding. SNI ini masih bersifat sukarela.
Dengan telah ditetapkan SNI bahan material bangunan, Kukuh berharap semakin banyak masyarakat yang menyadari akan pentingnya standar dan menggunakan produk yang ber-SNI. Sehingga, dapat menciptakan rasa aman, nyaman, dan terbebas dari insiden yang bisa mencelakai dan membahayakan keselamatan.
“Kita semua tentu berharap, tidak ada peristiwa lagi bangunan ambruk/roboh. Masalah keselamatan manusia tentu menjadi prioritas kita bersama,” tandasnya. (Rls/SA)











