“Dapur Umum tersebut akan mensupplai kebutuhan makanan untuk relawan yang berjibaku membersihkan puing-puing bangunan maupun berkeliling memenuhi kebutuhan warga terdampak,” paparnya.
Setelah melalui berbagai pertimbangan, lintas organisasi menyimpulkan diperlukan sarana Dapur Umum. Nantinya makanan yang disiapkan tidak menutup kemungkinan juga dinikmati warga terdampak.
“Selain itu, penyaluran bantuan juga menyasar guru yang turut terdampak angin Puting Beliung, bahan pokok sudah diserahkan kepada 5 guru di Desa Dwi Warga Tunggal Jaya melalui program Sahabat Guru Indonesia (SGI),” terangnya.
Regina mengatakan, saat ini tim sudah mengassesment empat kampung di dua kecamatan yang terdampak bencana angin puting beliung. Informasi yang didapat akan disampaikan kepada masyarakat, mitra dan donatur.
Bantuan sangat dibutuhkan mengingat sebentar lagi Hari Raya Idul Fitri dan sedang kondisi Pandemi Corona. Bisa dibayangkan betapa duka menyelimuti saat hari raya dengan kondisi rumah hancur dan minimnya ketersediaan bahan pokok.
“Kondisi bangunan disana mayoritas porak poranda, memang ada sebagian yang kena bagian atapnya saja, alhamdulillah bantuan bahan pokok sudah kami salurkan untuk membersamai dan mencukupi kebutuhan makanan saat Emergency Respons,” ucapnya. (SA)











