close
Bandar LampungLampungPeristiwa

Diguyur Hujan Lebat, Banjir Genangi Way Lunik Setinggi Satu Meter

×

Diguyur Hujan Lebat, Banjir Genangi Way Lunik Setinggi Satu Meter

Sebarkan artikel ini

5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung – Hujan deras pada pukul 17.00 WIB menyebabkan banjir setinggi satu meter di Jalan Hj. Salim, Kelurahan Way Lunik, Kecamatan Panjang, Rabu (3/3/2021).

Banjir yang kerap kali terjadi tahunan tersebut di wilayah ini membuat warga setempat panik.

Pasalnya, warga yang sedang berada di dalam rumah terjebak kesulitan untuk menyelamatkan diri.

Aisah (20) mengaku panik karena ia beserta keluarganya yang lain terpaksa di dalam rumah sambil menunggu kedatangan tim BPBD untuk melakukan evakuasi.

“Bingung, mau keluar gak bisa. Baru hujan selama 15 menit, banjir sudah menyerbu, mau keluar takut hanyut. Kita sudah telpon tim SAR tapi dari tadi gak datang-datang,” terangnya saat dihubungi via telepon.

Sementara itu, warga lainnya Mai menuturkan banjir yang datang tiba-tiba masuk ke dalam rumah.

Ia pun berharap banjir tahunan ini menjadi perhatian khusus dari Pemerintah kota setempat.

“Setiap musim hujan seperti ini, ya inginnya supaya ada penanganan supaya gak banjir soalnya takut juga kalau banjir tiba-tiba seperti ini perabotan banyak yang rusak, lemari juga kerendam,” keluhnya.

Sementara itu, Camat Panjang, Bagus Harisma Bramando mengatakan banjir yang datang kali ini di luar dari biasanya karena debit air yang turun bersamaan dan tinggi intensitasnya.

“Seperti kita ketahui bersama Kelurahan Way Lunik ini adalah akhir dari pembuangan air dari Lampung Selatan. Way Laga akhirnya sampai di sini sehingga air yang turun bersamaan dan tinggi intensitasnya sehingga tidak terbendung dengan drainase yang ada,” katanya saat meninjau banjir.

Baca Juga  Gubernur Lampung Tinjau SPPG Rajabasa, Pastikan Protokol Keamanan Pangan Dijalankan

Menurutnya, aliran sungai Way Lunik masih masuk dalam aliran sungai BPWS, Mesuji Way Sekampung dan kedepannya ia berharap ada komunikasi lebih lanjut bersama BPWS.

Prinsipnya Pemerintah Kota Bandar Lampung Kecamatan Panjang ingin bersinergi agar lebih bisa waspada mengantisipasi arus banjir yang deras.

“Tadi kita sudah komunikasi juga dengan pejabat di lingkungan BPWS. Tadi juga ada tim BPBD, Pramuka, TNI, PMI yang bersama-sama melakukan pembersihan sampah agar aliran air yang masuk ke drainase itu bisa mengalir dan surut lebih cepat,” paparnya.

Lanjutnya, aliran sungai yang sampai ke Kelurahan Way Lunik tipenya mengerucut atau mengecil sehingga diperlukan langkah-langkah yang lebih besar dalam menanggulangi hal ini karena sering terjadi.

Penanganan ini juga bertahun-tahun. Pada tahun 2019 kita bersama BPWS sempat melakukan pengerukan sedimen-sedimen sepanjang jalur drainase ini namun di angkat turun lagi.

“Seperti kita ketahui bersama di Kecamatan Sukabumi ada kegiatan pengerukan gunung batu jadi sedimen mengalir ke aliran sungai ini. Sehingga saya berharap ada perlakuan lah dari para pengusaha juga agar pekerjaan tetap berjalan dan tidak menurunkan sedimen dari tempat usahanya,” bebernya.

Berdasarkan pantauan di tempat kejadian, air yang menggenangi rumah warga surut pada pukul 22.00 WIB.(SA)

5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung – Hujan deras pada pukul 17.00 WIB menyebabkan banjir setinggi satu meter di Jalan Hj. Salim, Kelurahan Way Lunik, Kecamatan Panjang, Rabu (3/3/2021).

Baca Juga  Pemprov Lampung Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah Bersama Mendagri

Banjir yang kerap kali terjadi tahunan tersebut di wilayah ini membuat warga setempat panik.

Pasalnya, warga yang sedang berada di dalam rumah terjebak kesulitan untuk menyelamatkan diri.

Aisah (20) mengaku panik karena ia beserta keluarganya yang lain terpaksa di dalam rumah sambil menunggu kedatangan tim BPBD untuk melakukan evakuasi.

“Bingung, mau keluar gak bisa. Baru hujan selama 15 menit, banjir sudah menyerbu, mau keluar takut hanyut. Kita sudah telpon tim SAR tapi dari tadi gak datang-datang,” terangnya saat dihubungi via telepon.

Sementara itu, warga lainnya Mai menuturkan banjir yang datang tiba-tiba masuk ke dalam rumah.

Ia pun berharap banjir tahunan ini menjadi perhatian khusus dari Pemerintah kota setempat.

“Setiap musim hujan seperti ini, ya inginnya supaya ada penanganan supaya gak banjir soalnya takut juga kalau banjir tiba-tiba seperti ini perabotan banyak yang rusak, lemari juga kerendam,” keluhnya.

Sementara itu, Camat Panjang, Bagus Harisma Bramando mengatakan banjir yang datang kali ini di luar dari biasanya karena debit air yang turun bersamaan dan tinggi intensitasnya.

“Seperti kita ketahui bersama Kelurahan Way Lunik ini adalah akhir dari pembuangan air dari Lampung Selatan. Way Laga akhirnya sampai di sini sehingga air yang turun bersamaan dan tinggi intensitasnya sehingga tidak terbendung dengan drainase yang ada,” katanya saat meninjau banjir.

Baca Juga  Buka Muscab PII Bandar Lampung, Wali Kota Eva: Bisa Berikan Kontribusi Terbaik

Menurutnya, aliran sungai Way Lunik masih masuk dalam aliran sungai BPWS, Mesuji Way Sekampung dan kedepannya ia berharap ada komunikasi lebih lanjut bersama BPWS.

Prinsipnya Pemerintah Kota Bandar Lampung Kecamatan Panjang ingin bersinergi agar lebih bisa waspada mengantisipasi arus banjir yang deras.

“Tadi kita sudah komunikasi juga dengan pejabat di lingkungan BPWS. Tadi juga ada tim BPBD, Pramuka, TNI, PMI yang bersama-sama melakukan pembersihan sampah agar aliran air yang masuk ke drainase itu bisa mengalir dan surut lebih cepat,” paparnya.

Lanjutnya, aliran sungai yang sampai ke Kelurahan Way Lunik tipenya mengerucut atau mengecil sehingga diperlukan langkah-langkah yang lebih besar dalam menanggulangi hal ini karena sering terjadi.

Penanganan ini juga bertahun-tahun. Pada tahun 2019 kita bersama BPWS sempat melakukan pengerukan sedimen-sedimen sepanjang jalur drainase ini namun di angkat turun lagi.

“Seperti kita ketahui bersama di Kecamatan Sukabumi ada kegiatan pengerukan gunung batu jadi sedimen mengalir ke aliran sungai ini. Sehingga saya berharap ada perlakuan lah dari para pengusaha juga agar pekerjaan tetap berjalan dan tidak menurunkan sedimen dari tempat usahanya,” bebernya.

Berdasarkan pantauan di tempat kejadian, air yang menggenangi rumah warga surut pada pukul 22.00 WIB.(SA)

Visited 104 times, 1 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *