KulinerLampungLampung TimurPemerintahan

Diresmikan Bupati Lampung Timur, Rumah Makan Sorwitan Bisa Jadi Pilihan Wisata Kuliner

73
×

Diresmikan Bupati Lampung Timur, Rumah Makan Sorwitan Bisa Jadi Pilihan Wisata Kuliner

Sebarkan artikel ini
Suasana Grand Opening Rumah Makan Sorwitan, Kecamatan Pekalongan, Kabupaten Lampung Timur || Foto: 5w1hindonesia.id
Suasana Grand Opening Rumah Makan Sorwitan, Kecamatan Pekalongan, Kabupaten Lampung Timur || Foto: 5w1hindonesia.id

“Ya harapannya bisa awet tempat usahanya. Jadi, untuk warga Lamtim khususnya maupun masyarakat umum yang hobi makan bisa mampir ke sini,” katanya.

Sementara itu, Hartati Rini Utami yang juga sebagai owner, menambahkan bahwa konsep rumah makan ini ditujukan merata dari kalangan atas hingga bawah.

“Jadi, menunya beragam mulai nasi putih, nasi tiwul, nasi jagung, nasi liwet, ayam bakar, mi, kwetiau, nasi basor,” paparnya.

Baca Juga  Tanggapi Pandangan Fraksi PDI Perjuangan, Pemkot Bandarlampung Setujui Penyediaan Internet Gratis Bagi Pelajar

“Mungkin orang-orang masih belum begitu mengenal ya. Tapi itu masuk menu andalan kita seperti gurame, snack, minuman, semuanya bervariasi,” sambungnya.

Jam operasional Rumah Makan Sorwitan, masih kata Hartati, yakni mulai dari pukul 8.30-21.00 WIB dan khusus malam Minggu buka sampai jam 22.00 WIB.

Harga menu makanan di tempat makan ini kisaran dari Rp 20 ribu hingga Rp 35 ribu. Semua itu tergantung dari menunya saja.

Baca Juga  Terkait Pohon Rawan Tumbang di Pekalongan, Bupati Lamtim Minta OPD Segera Tangani

Sementara itu, menu minuman andalan adalah es campur yang banyak kelapa dan alpukatnya serta banyak macam buah-buahan.

“Untuk harga minuman cukup murah yakni mulai Rp 5 ribu hingga Rp 25 ribu saja. Ya, semoga ini bisa berjalan lancar usahanya,” kata perempuan yang sebelumnya sudah mendirikan Rumah Makan Pondok 21 Kota Metro ini.

Baca Juga  Eva Dwiana Kaget, ada Wisata Kolam Renang di Pinggir Sungai

“Ya selama 10 tahun sudah buka itu. Jadi apa salahnya buat konsep yang agak berbeda di sini. Mungkin menu-menu di Pondok 21 itu ada, tapi banyak tambahan yang lainnya yang tidak ada di sana,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *