“Kalau untuk kesiapan sudah lancar, karena ini sudah tinggal ibadah malam Natal dan ibadah Natal. Kita melakukan ibadah secara offline tapi tetap dengan menerapkan protokol kesehatan,” kata dia.
Lebih lanjut Pendeta Yaqob mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pamong dan pihak kepolisian untuk pengamanan selama menjalani rangkaian ibadah Natal tahun ini.
Senada dengan Yaqob, Pendeta Krisman Purba dari GKPS Bandar Lampung telah melakukan koordinasi dengan pamong dan warga setempat. Apalagi, dalam perayaan Natal gereja tersebut akan dikunjungi warga dari luar Bandar Lampung.
“Kita sudah koordinasi dengan warga, jadi kalau hari Natal kan ada peningkatan jemaat karena yang datang kesini bukan hanya warga Bandar Lampung, tapi dari luar kota juga datang. Jadi untuk izin menggunakan kita sudah koordinasi dengan Camat, Lurah, RT dan warga sekitar,” pungkasnya.











