Salat adalah bukti ketaatan sebagai umat Islam, sekaligus pengingat bahwa dalam setiap langkah kehidupan, harus senantiasa mengedepankan nilai-nilai ketuhanan dan kemanusiaan.
“Masalah sholat ini tentunya hal yang harus dibiasakan dari kecil, karena secara otomatis saat beranjak dewasa akan terbiasa melaksanakannya,” ucapnya.
Di akhir, Pj. Gubernur Samsudin mengajak semua yang hadir agar memanfaatkan momentum Isra Mi’raj ini untuk memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
“Sehingga dapat bekerja lebih keras, lebih ikhlas, dan lebih bertanggung jawab dalam menjalankan tugas dan amanah yang diberikan,” ucapnya.
Acara dilanjutkan dengan ceramah keagamaan oleh DR. K.H. Ihya Ulumudin SM, M.Pd., Pimpinan Pondok Pesantren Madarijul Ulum Bandar Lampung.
Ihya Ulumudin menerangkan tentang esensi peristiwa Isra Mi’raj yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari khususnya dalam pembentukan akhlak dan kepribadian yang mulia. (Rls/SA)











