“Kita bisa di rumah ngisinya tanpa didatangi petugas. Jadi lebih diberikan kemudahan dan cepat,” ungkapnya.
Menurut Samsul, ada sebanyak lima anggota keluarga yang dimasukkan dan hanya butuh waktu lima menit. “Ya sangat mudah. Namun untuk kesulitan hanya sinyal handphone saja,” tandasnya.
Kepala BPS Bandarlampung, Akhmad Nasrudin, mengatakan pengumpulan data dengan metode online dapat diakses melalui laman resmi BPS yakni sensus.bps.go.id yang telah dimulai pada hari ini (15 Februari) sampai dengan 31 Maret mendatang.
“Jadi kalau target online di Bandarlampung itu 22 persen. Sisanya nanti dilakukan sensus wawancara, akan kita kunjungi dari rumah ke rumah dari bulan Juni sampai 31 Juli,” bebernya.











