Bandar LampungLampungPemerintahan

Jalin Sinergi, Pemprov dan Pemkot Satukan Langkah Wujudkan Ibu Kota Provinsi Maju dan Berdaya Saing

44
×

Jalin Sinergi, Pemprov dan Pemkot Satukan Langkah Wujudkan Ibu Kota Provinsi Maju dan Berdaya Saing

Sebarkan artikel ini
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menerima kunjungan Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana di ruang kerjanya || Foto: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menerima kunjungan Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana di ruang kerjanya || Foto: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung

5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung – Sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung terus diperkuat di era kepemimpinan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal-Jihan Nurlela.

Gubernur Mirza menerima kunjungan Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana di ruang kerjanya, Senin (14/7/2025).

Dalam pertemuan tersebut dibahas isu-isu strategis terkait pendidikan, tata kelola sampah, hingga pengembangan pariwisata.

Gubernur Mirza dan Wali Kota Eva Dwiana berkomitmen untuk menjaga soliditas dalam membangun ibu kota Provinsi Lampung sebagai penopang utama kemajuan Provinsi Lampung.

Baca Juga  Kementerian BUMN Apresiasi PLN Sukses Berdayakan 1.122 UMKM di Lampung

“Bandar Lampung ini memegang peran penting bagi perekonomian provinsi, karena 60 persen perputaran uang di Lampung ada di kota ini. Bahkan 70 persen wisatawan yang datang ke Lampung pasti berbelanja di Bandar Lampung,” tutur Mirza.

“Maka kolaborasi yang signifikan antara Pemprov dan Pemkot sangat diperlukan agar dampaknya terasa untuk pembangunan Lampung secara keseluruhan,” sambungnya.

Baca Juga  Jaga Stabilitas Harga dan Kualitas Pangan, Pemprov Lampung Intensifkan Pengawasan Pasar

Dalam bidang pendidikan, Gubernur Mirza memberikan apresiasi atas inisiatif Pemkot Bandar Lampung melalui program Sekolah Siger, yang menyediakan pendidikan gratis bagi anak-anak yang tidak tertampung di SMA negeri.

Program ini sejalan dengan tekad Pemprov untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), yang hingga kini masih dihadapkan pada angka putus sekolah cukup tinggi.

“Di Lampung baru 62 persen lulusan SMP yang melanjutkan ke SMA, lalu hanya 21 persen yang lanjut kuliah, dan 3 persen saja lulusan kuliah yang bekerja di Lampung. Jadi nanti kami minta data anak-anak putus sekolah di Bandar Lampung untuk kami integrasikan. Ini penting untuk mendongkrak IPM kita,” ujarnya.

Baca Juga  Program 'Gerebek Sungai' Bisa Jadi Solusi Atasi Persoalan Banjir

Di sektor lingkungan, Pemprov dan Pemkot sepakat membentuk satgas bersama dengan melibatkan Pemkab Lampung Selatan untuk mempercepat pengelolaan sampah.