“Kami sangat berterima kasih. Kondisi rumah warga masih dibersihkan dari sisa-sisa banjir dan banyak kebutuhan yang sulit dipenuhi. Bantuan dari PLN ini sangat membantu, terutama untuk kebutuhan sehari-hari,” ucapnya haru.
Hal senada disampaikan Aslun Khoir, warga Putih Doh yang rumahnya terdampak longsor.
“Kami bersyukur sekali, PLN mau datang langsung dan memberikan bantuan. Rasanya lega ada yang peduli, karena musibah ini benar-benar membuat kami kesulitan,” ujarnya.
Sementara itu, Kasiran, lansia pemilik rumah yang terbakar di Sukoharjo, juga mengungkapkan apresiasi kepada PLN atas bantuan yang diberikan.
“Tempat tinggal kami habis terbakar termasuk barang-barang di dalamnya. Terima kasih atas bantuan semen dan sembako yang diberikan PLN, ini sangat membantu kami,” tuturnya.
Selain memberikan bantuan sosial, PLN UP3 Pringsewu juga menurunkan tim teknik untuk memastikan kondisi jaringan listrik tetap aman pasca bencana. Hal ini penting agar masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan normal tanpa gangguan kelistrikan.
Melalui program YBM, PLN menegaskan komitmennya untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat, terutama saat bencana maupun musibah.
Momentum menjelang Hari Kesaktian Pancasila ini sekaligus menjadi pengingat bahwa energi kebersamaan dan kepedulian sosial sangat dibutuhkan untuk meringankan beban sesama. (Rls/SA)











