close
Nasional

Karena Perubahan Iklim, Indonesia Terancam Kesulitan Tanam Kopi Terbaik Dunia

×

Karena Perubahan Iklim, Indonesia Terancam Kesulitan Tanam Kopi Terbaik Dunia

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi biji kopi. (Pixabay)

5W1HIndonesia.id, Nasional – Indonesia merupakan salah satu negara tropis penghasil kopi terbaik dunia. Memiliki tanah yang subur, kopi sangat tepat ditanam pada area perbukitan maupun dataran rendah.

Dilansir dari Kumparan, para peneliti dalam studinya menampilkan ilustrasi bagaimana lahan subur di daerah dilintasi garis khatulistiwa di tahun 2050 akan sangat kritis karena perubahan iklim.

Roman Grüter dan rekan-rekan peneliti lain dalam tim melihat kopi, kacang mete dan alpukat begitu esensial. Mereka menganggap, tanaman tersebut penting bagi kelangsungan hidup petani skala kecil tropis.

Baca Juga  Kunjungi Wali Kota Bogor, Wali Kota Eva Mantapkan Persiapan Apeksi

“Langkah-langkah adaptasi dapat mencakup upaya pemuliaan tanaman untuk varietas yang lebih baik, beradaptasi dengan suhu yang lebih tinggi atau kekeringan dan dalam kasus kopi, penggantian arabika dengan kopi robusta di daerah tertentu,” tulis para penulis mengutip Daily Mail.

Lahan subur di satu tempat akan hilang dan kemungkinan bisa berpindah ke tempat baru. Studi yang diterbitkan dalam jurnal PLOS One ini mereka lakukan demi menyelamatkan masa depan petani-petani kopi di dunia.

Baca Juga  Lampung Fest 2025, Sinergikan Kopi dan Pariwisata untuk Dongkrak Ekonomi Lampung

Jika perubahan iklim makin besar, maka petani akan sangat sulit sekali mencari lahan dengan suhu dan ketinggian ideal untuk berkebun. Kemungkinan daerah tumbuh akan bergeser.

Karena terbatasnya lahan akibat pemanasan global, bisa jadi  di tahun 2050 mendatang, kopi menjadi komoditas yang mewah, tidak terjangkau bagi banyak orang. Kopi dijual kepada mereka yang mampu mendapatkannya ketimbang jadi minuman sehari-hari.

Baca Juga  Refleksi BSN Tahun 2023: BSN Terus Genjot UMK Raih SNI

Kopi merupakan komoditas yang paling rentan–lebih rentan dari alpukat dan kacang mete. Tanaman ini sangat sensitif terhadap suhu. Hampir semua kopi khususnya arabika tak bisa ditanam di daerah bersuhu panas dan dataran rendah, atau di daerah yang melewati batas garis lintang dari daerah tumbuhnya. (FO/SA)

Visited 60 times, 1 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *