“Kinerja pembangunan Ekonomi daerah juga tetap baik meskipun di tahun 2021 Pandemi Covid-19 masih terjadi. Hal ini ditandai dengan indikator pertumbuhan ekonomi Lampung yang terus semakin membaik sepanjang tahun 2021,” ungkapnya.
“Dimana ekonomi Lampung tumbuh positif sebesar 2,79 dibandingkan dengan tahun 2020 yang tumbuh negatif 1,67%,” tambah Kusnardi.
Kinerja pertumbuhan ekonomi Lampung ke depan diprediksi akan semakin membaik dengan didorong oleh beberapa faktor, antara lain Pertama, kinerja sektor pertanian tanaman pangan dan perkebunan yang diproyeksi terus tumbuh positif.
“Kedua, Semakin membaiknya sektor pariwisata, Ketiga, Adanya peningkatan produksi dan kinerja industri (Hilirisasi sumber daya alam) serta peningkatan nilai ekspor Luar Negeri Provinsi Lampung,” paparnya.
Menurut Kusnardi, poin penting dari capaian pembangunan ekonomi tersebut adalah turunnya tingkat kemiskinan atau presentase penduduk miskin di Provinsi Lampung. Sejalan dengan hal itu, tingkat pengangguran juga semakin berkurang.
Sementara itu, Ketua ISEI Cabang Lampung Agus Nompitu menjelaskan bahwa sebagai organisasi, keanggotaan pengurus ISEI Lampung terdiri dari berbagai keragaman profesi mulai dari akademisi, politisi, sosial, ekonomi, perbankan, dunia usaha, jurnalis, dan bidang lainnya.
“Tentunya kehadiran ISEI diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan mendukung aktivitas ekonomi sesuai dengan visi misi ISEI, serta mendukung visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung dalam mewujudkan rakyat Lampung Berjaya,” jelas Agus Nompitu. (Rls/SA)











