oleh

Mudik Lebaran, Jumlah Kendaraan Keluar di Tol Ruas Terpeka Hingga 83 Persen

5W1HIndonesia.id, Mesuji Jumlah kendaraan yang melintas di ruas Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka) turun mencapai 24 persen dari arah Sumatera Selatan (Sumsel) memasuki mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

Hal tersebut diungkapkan Yoni Satyo Wisnuwardhono, Branch Manager PT Hutama Karya (HK) Ruas Terpeka belum lama ini.

“Untuk kendaraan yang melintas turun sampai 24 persen dari arah Palembang, Sumatera Selatan,” terang Yoni.

Menurutnya, kendaraan yang masuk di gerbang utama Kayu Agung dari arah Pelembang, Sumatera Selatan menuju Provinsi Lampung mencapai 24 persen dari hari biasanya.

Baca Juga  Aneka 'Brand' Lokal Mejeng di Rest Area Tol Trans Sumatera

Sementara, untuk kendaraan yang keluar di Gerbang Tol Simpang Pematang mencapai 83 persen, karena ada kendaraan yang dibolehkan melanjutkan perjalanan dan ada kendaraan yang dipaksa putar balik oleh petugas posko yang ada di lapangan.

“Dengan adanya penyekatan di Simpang Pematang Km 240, ini berarti tidak mengizinkan kendaraan luar Lampung untuk melintas. Hanya dibolehkan untuk masyarakat dalam provinsi,” paparnya.

Baca Juga  Hari ke-8 Ramadan 1442, Ketua LKKS Ibu Riana Sari Arinal Bagikan Nasi Kotak untuk di Kuripan, Teluk Betung Barat

Untuk petugas penjagaan di perbatasan, lanjut Yoni, petugas yang berjaga yaitu kepolisian dari Polda Lampung dan Polda Sumsel, TNI, Dishub, Pol PP dan petugas kesehatan.

“Petugas yang berjaga di pos penyekatan 24 jam,” katanya lagi.

Ia menerangkan, larangan mudik Lebaran tahun ini mulai berlaku secara nasional dari 6-17 Mei 2021.

Aturan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan Covid-19 No. 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Pada Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah selama 6-17 Mei 2021.

Baca Juga  Bupati Tubaba: Ini Bukti Komitmen BUMN Hadir Bangun Sistem Pendidikan

Kebijakan itu diperketat dengan dikeluarkannya Addendum atas SE Nomor 13 Tahun 2021 tersebut.

Pengetatan persyaratan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) dua pekan sebelum dan sepekan setelah masa peniadaan mudik, yakni 22 April-5 Mei 2021 dan 18-24 Mei 2021.

“Semoga dengan adanya pendirian posko dan penyekatan jalur ini dapat berdampak positif  terhadap pencegahan penyebaran Covid-19,” tandasnya. (SA)

(Visited 18 times, 1 visits today)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed