LampungNasional

Hutama Karya Pastikan Pemeliharan Jembatan Sodong dan Tedongram Sesuai Target

73
×

Hutama Karya Pastikan Pemeliharan Jembatan Sodong dan Tedongram Sesuai Target

Sebarkan artikel ini
PT Hutama Karya (Persero) memastikan pemeliharaan jembatan Sodong dan Tedongram rampung sesuai target || Foto: Ist

5W1HIndonesia.id, Jakarta – PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) sebagai pengelola Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Ruas Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung (Terpeka) konsisten untuk meningkatkan pelayanan dan kualitas jalan tol dengan terus melakukan pemeliharaan di jalan tol yang dikelola.

Executive Vice President (EVP) Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol (OPT) Hutama Karya, Dwi Aryono Bayuaji mengatakan saat ini Hutama Karya masih terus melakukan pemeliharaan rutin, khususnya yang perlu dilakukan secara khusus seperti pada infrastruktur pendukung tol yakni jembatan.

Baca Juga  Kurangi Angka Kecelakaan, Hutama Karya ruas Bakter Pasang Stiker Reflektif pada Kendaraan

“Progress pemeliharaan di Jembatan Sodong yang dimulai sejak awal Agustus lalu telah mencapai 35% dan memasuki tahap cetakan untuk pengecoran pile head,” terang Dwi.

“Sedangkan progress Jembatan Tedongram sendiri sudah mencapai 22% sejak mulai dikerjakan pada Selasa (30/8) lalu dan ditargetkan untuk dapat segera selesai pada bulan Desember ini,” sambungnya.

Baca Juga  Hutama Karya Lakukan Perbaikan Jembatan Sodong dan Tedongram, Ini Target Penyelesaiannya

Lebih lanjut Dwi menambahkan bahwa pemeliharaan jembatan tersebut dilakukan di KM 252+500 hingga KM 254+200 dan Jembatan Tendongram di KM KM 248+500 hingga KM 249+600 dengan menggunakan teknik Pile Slab.

“Durasinya memang lebih lama karena menggunakan teknik ini, tapi bisa dipastikan hasilnya akan jauh lebih bagus lagi karena material yang digunakan pun berkualitas,” tambahnya.

Baca Juga  Libur Nataru, Volume Kendaraan di Tol Bakter Lampung Diprediksi Naik 50 Persen

Sebagai dampak dari pekerjaan tersebut dan atas koordinasi dengan berbagai Stakeholders di Provinsi Lampung dan Sumatra Selatan, maka Hutama Karya memberlakukan traffic management dengan skema Contraflow atau arus berlawanan sepanjang 2,3 Km dari KM 252+500 hingga KM 254+200.

“Sehingga kami mengimbau kepada pengguna jalan yang ingin melintas di KM tersebut untuk terus berhati-hati, khususnya saat melewati titik-titik pekerjaan,” kata Dwi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *