Selain itu, Gubernur Arinal menyampaikan bahwa membangun kekuatan ekonomi masyarakat berbasis pertanian dan wilayah pedesaan yang seimbang dengan wilayah perkotaan, sudah menjadi komitmen sejak awal kepemimpinannya yang tertuang dalam misi ke-5 Pemerintah Provinsi Lampung.
Hal tersebut menurutnya terbukti dengan Pemerintah Provinsi Lampung yang terus berupaya untuk memajukan UMKM termasuk UMKM di bidang pangan.
Komitmen tersebut dibuktikan dengan telah dilakukannya Ground Breaking Pasar UMKM Lampung di Komplek Pusat Kegiatan Olahraga PKOR (PKOR) Way Halim oleh Gubernur Arinal pada 30 Oktober 2023 yang lalu.
Pembangunan Pasar UMKM tersebut merupakan hasil inisiasi dari Pemerintah Provinsi Lampung dan didukung sepenuhnya oleh dana CSR, Program Kemitraan dan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan dari 14 BUMN di Provinsi Lampung.
Sebagai informasi, Berdasarkan data perkembangan sektor Koperasi dan UKM di Provinsi Lampung, UMKM di Provinsi Lampung tercatat sebanyak 273.457 unit yang terdiri dari usaha mikro 263.778 unit, usaha kecil sebanyak 9.303 unit dan usaha menengah sebanyak 376 unit.
“Kita berharap jumlah ini akan terus berkembang dan diperbanyak di masa-masa yang akan datang,” ujarnya.
Gubernur Arinal berpesan bahwa sinergi untuk mewujudkan cita-cita kemandirian pangan harus terus ditingkatkan, keragaman, aksesibilitas, kualitas hingga keamanan konsumsi pangan masyarakat harus Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA).
Ia berharap kegiatan ini akan menjadi semangat baru bagi kebangkitan ekonomi di sektor UMKM Pangan Lokal untuk terus berkarya Mewujudkan Rakyat Lampung Berjaya.
Lebih dari itu, Gubernur Arinal mengajak semua pihak agar mengkampanyekan Gerakan Selamatkan Pangan melalui “Stop Boros Pangan” sebagai wujud komitmen Pemerintah daerah dalam upaya pencegahan Food Waste di Provinsi Lampung. (Rls/SA)











