Sebelumnya, dilakukan secara terpisah karena yang mengeluarkan SLO adalah Lembaga Inspeksi Teknik Tenaga Listrik.
Melalui semangat transformasi, dalam waktu dekat, PLN juga akan meluncurkan New PLN Mobile, aplikasi layanan terintegrasi bagi pelanggan dari PLN.
“Lewat New PLN Mobile, kami ingin memberikan pengalaman baru kepada pelanggan, tentang kemudahan mendapatkan layanan listrik,” kata Bob.
New PLN Mobile ini nantinya lebih inovatif dari sisi tampilan dan kemudahan penggunaan. Pembelian token listrik, pasang sambungan baru, tambah daya, atau membayar tagihan, tidak perlu ke mana-mana lagi. Cukup melalui aplikasi tersebut.
Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa di aplikasi yang sudah diperbarui tersebut, pelanggan bisa mendapatkan lebih awal notifikasi bila ada pemutusan jaringan listrik karena pemeliharaan. Notifikasi itu _dicustomized_ hanya kepada pelanggan yang terdampak saja.
“Kami menggunakan teknologi geospatial, sehingga posisi setiap pelanggan dapat diketahui, dan informasi apa yang paling mereka butuhkan dapat dikelola secara akurat,” tegas Bob.
Dari aplikasi yang sama, pengaduan gangguan juga cukup dilaporkan menggunakan aplikasi. Bila ada petugas PLN yang akan melayani, posisinya sudah sampai di mana, berapa lama lagi akan tiba, semua dapat dilacak dari aplikasi ini.
“Kami melakukan terobosan ini, supaya pelanggan dan masyarakat pengguna listrik memiliki pengalaman yang berbeda dari sebelum-sebelumnya,” ujarnya.
PLN menyadari listrik merupakan motor penggerak roda ekonomi. Kehadiran listrik akan mendorong produktifitas dan meningkatkan kesejateraan masyarakat. 75 tahun PLN telah hadir, berjuang menerangi Indonesia, memajukan bangsa. (Rls/SA)











