Ia menyatakan hal yang terpikirkan pertama kali ketika mendapatkan info tersebut adalah istri dan anak-anaknya.
“Saya mikirin anak istri saja pas panik tahu kabar itu. Tapi syukur kebetulan anak dan istri berada di rumah mertua. Jadi gak ada korban jiwa karena posisi rumah pas kosong,” terangnya.
Lanjut Sabtu mengatakan penyebab rumah yang dibangun sejak 2008 tersebut diduga lantaran tiang rumah tidak mampu menyanggah atap rumah.
“Penyebabnya berat atas katanya. Makanya bisa rubuh begini,” paparnya.
Menurutnya, ketika kejadian rumah rubuh tersebut kondisi cuaca biasa saja. “Ya biasa aja cuacanya, angin gak kencang hanya mendung saja langitnya,” tandasnya. (SA)











