close
Bandar LampungHUKRIM

Tega Cabuli Sang Keponakan, Anton Harus Merasakan Kursi Pesakitan

×

Tega Cabuli Sang Keponakan, Anton Harus Merasakan Kursi Pesakitan

Sebarkan artikel ini

5W1HIndonesia.id, Bandarlampung – Anton Cahyadi (27) warga Desa Daya Murni, Kelurahan Daya Murni, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Lampung harus merasakan kursi pesakitan.

Pasalnya, pria tersebut tega melakukan tindakan pencabulan terhadap IM (11) yang tak lain adalah keponakannya.

Perbuatan sang paman ini berawal pada Selasa (28/1) sekira pukul 08.00 WIB. Saat itu saksi NW berangkat dari Kota Bandarlampung menuju ke rumah Anton Cahyadi bersama dengan saksi IK kedua anak saksi NW yang salah satunya yaitu IM.

Baca Juga  Pemprov Lampung Perkuat Budaya Kerja Bersih, Nyaman, dan Sehat Lewat Gerakan ASRI

“Setibanya di rumah terdakwa sekira pukul 11.00 WIB saksi NW mengobrol dengan istri terdakwa di dapur, kemudian sekira pukul 17.00 WIB terdakwa pulang dari bekerja dan melihat saksi NW, saksi IK, saksi KM, dan saksi DL sedang mengobrol di ruang tamu membicarakan permasalahan saksi DL yang dicurigai menjadi korban pencabulan,” ungkap JPU Desna Indah Meysari dalam dakwaannya, Selasa (28/7/2020).

Baca Juga  Pengukuhan Pengurus FKUB Provinsi Lampung, Wagub Ajak Perangi Radikalisme yang Merusak Pikiran Generasi Muda

Ketika itu korban IM sedang tiduran di ruang tamu tersebut sembari memainkan handphone-nya. Kemudian, istri Anton meminta untuk mengajak korban IM bermain agar tidak mendengar obrolan tersebut.

“Lalu terdakwa membawa IM menuju ke kolam ikan, setelah dari kolam ikan terdakwa mengajak anak ke kebun cabai,” bebernya.

Baca Juga  Kinerja Ekonomi Lampung 2025 Menguat, Konsumsi dan Ekspor Jadi Motor Utama

Sesampainya di sana, Anton melihat saksi EJ selaku pemilik kebun dan mengobrol. 10 menit kemudian Anton berpamitan pulang kepada saksi EJ, namun saat itu Anton tidak membawa korban IM pulang melainkan mengajaknya ke samping rumah di dekat kebun cabai.

Visited 94 times, 1 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *