“Nyampai di terminal sini langsung kita evakuasi karena kita gak dibekali alat pelindung diri (APD) lengkap,” katanya.
Ketika bus tiba di terminal, pihaknya langsung mengumumkan untuk penumpang tidak turun dari bus dan berkoordinasi dengan kadisnaker dan kadis kesehatan.
“Dan akhirnya langsung kita evakuasi ke RS Bandar Negara Husada di Kota Baru,” ungkapnya.
Ia menambahkan jumlah total yang ada di dalam bus pada saat itu tidak diketahui secara pasti karena langsung dievakuasi.
“Kita gak sempat turunkan penumpang karena langsung kita evakuasi dan gak sempat lihat berapa yang ada di dalam bus. Karena memang kita langsung ambil protokol kesehatan terkait penanganan Covid-19,” katanya.
Denny menyatakan pihaknya hingga saat ini belum mendapatkan informasi lebih lanjut terkait dengan enam TKI ilegal tersebut.
“Ya sampai sekarang belum ada info kelanjutannya. Jadi, belum tahu, karena kita masih menunggu juga info lebih lanjutnya,” pungkasnya. (SA)











