Bandar LampungLampungPeristiwa

Walhi Lampung: Masalah Banjir Harus Jadi Evaluasi Menyeluruh

31
×

Walhi Lampung: Masalah Banjir Harus Jadi Evaluasi Menyeluruh

Sebarkan artikel ini
Pemprov Lampung bersama dengan BNPB mulai melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) menggunakan pesawat dari Bandara Raden Intan II sebagai upaya mengurangi curah hujan dan pencegahan bencana banjir susulan di wilayah Lampung || Foto: Adpim Pemprov Lampung
Pemprov Lampung bersama dengan BNPB mulai melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) menggunakan pesawat dari Bandara Raden Intan II sebagai upaya mengurangi curah hujan dan pencegahan bencana banjir susulan di wilayah Lampung || Foto: Adpim Pemprov Lampung

Oleh karenanya, Pemkot Bandar Lampung sebagai yang memiliki wilayah terdampak banjir harus memperkuat upaya-upaya mitigasi dan tanggap terhadap kejadian atau potensi banjir.

“Karena kan potensi banjir ini akan terus ada sampai musim penghujan ini selesai yaitu Januari-Februari ini. Kalau lihat kalender musiman kan hujan ini akan terjadi sampai bulan Februari nanti,” bebernya.

Baca Juga  Duh, Jumlah Pengguna Angkutan Bus Turun 40 Persen Jelang Nataru

Oleh karena itu dalam menanggapi hal ini, Pemkot setempat harus memperkuat organisasi perangkat daerah (OPD)  terkait yakni dalam hal ini BPBD Bandar Lampung.

Kemudian, pihaknya juga menyiapkan sarana dan prasarana evakuasi, titik evakuasi sampai dengan penanggulangan pascabanjir.

Baca Juga  Safari Ramadan Pringsewu, Gubernur Arinal: Kuatkan Jalinan Persaudaraan dan Silaturahmi

“Karena kita tidak mau juga masyarakat sudah menjadi korban banjir ternyata mereka tidak mendapatkan evakuasi yang layak,” tuturnya.

Kemudian, ada juga proses mungkin pencarian dan pertolongan korban banjir yang mengalami kesulitan. Selain itu juga upaya pemerintah agar lebih progresif juga di dalam penanggulangan pascabanjir.

Baca Juga  28 Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemprov Lampung Dilantik

“Terutama pembersihan wilayah-wilayah pemukiman dan sarana dan prasarana sosial dan umum yang usai kejadian banjir di beberapa titik terdapat keluhan untuk pembersihan material-material pascabanjir,” pungkasnya. (SA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *