5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung – Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Zainal Abidin mengikuti rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual bertempat di Ruang Command Center Lt. 2 Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Senin (5/5/2025).
Rapat dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Tomsi Tohir.
Mengawali rapat Tomsi mengimbau kepada para Kepala Daerah yang daerahnya memiliki angka inflasi dan Indeks Perubahan Harga (IPH) yang tinggi agar dapat menjelaskan upaya yang sudah dilakukan untuk mengatasi kenaikan inflasi di daerahnya dan faktor utama penyebab kenaikan harga.
“Kepala daerah atau yang mewakili, kami berharap untuk daerah-daerah yang tinggi angka-angka inflasi ataupun IPH nya, untuk bisa menjelaskan upaya-upaya yang sudah dilakukan serta kesulitan-kesulitan yang dihadapinya,” kata Tomsi.
Rapat dilanjutkan dengan pemaparan Tinjauan Inflasi dan Indeks Perkembangan Harga Minggu ke-5 April/Minggu ke-1 Mei 2025 oleh Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik, Pudji Ismartini.
Dalam paparannya, Pudji menerangkan bahwa Inflasi Month to Month (m- to-m) April 2025 sebesar 1.17 persen, mengalami penurunan dibandingkan bulan Maret yang mencatatkan angka inflasi sebesar 1.65 persen.
Sementara Inflasi Year on Year sebesar 1.95 persen lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya namun masih lebih rendah dibandingkan bulan April 2024.
Pudji menjelaskan bahwa pada bulan April 2025 (m-to-m), sebanyak 37 provinsi mengalami inflasi, dan hanya 1 provinsi yang mengalami deflasi sebesar 0.9 persen yaitu Provinsi Papua Pegunungan.
Untuk wilayah Sumatra, Provinsi Sumatra Barat mencatatkan angka inflasi tertinggi sebesar 1.77 persen dan tertinggi di seluruh Provinsi di Indonesia dan Kepulauan Riau mencatatkan angka inflasi terendah di wilayah Sumatra 0.59 persen. Provinsi Lampung sendiri mencatatkan inflasi sebesar 1.19 persen.
Sementara itu, tingkat inflasi Kabupaten/Kota, Pudji mengatakan sebanyak 145 Kabupaten/Kota mengalami inflasi dan 5 Kabupaten/Kota mengalami deflasi.











