oleh

Bandarlampung Zona Kuning, Ini Penjelasan Kadis Kesehatan

5W1HIndonesia.id, Bandarlampung – Kota Bandarlampung saat ini sudah berstatus sebagai zona kuning atau resiko rendah. Padahal, sebelumnya sempat ditetapkan sebagai zona merah dan zona oranye Covid-19 oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung Edwin Rusli mengatakan, indikator Bandarlampung menjadi zona kuning karena kasus di Bandarlampung tidak terlalu banyak.

Baca Juga  Perayaan Imlek, Wali Kota Herman HN Minta Patuhi Protokol Kesehatan

“Bandarlampung sekarang kuning dari oranye, itu karena jumlah kasusnya tidak terlalu banyak dibandingkan dengan provinsi lainnya,” kata edwin, Senin (20/7/2020).

Menurutnya, indikator lainnya adalah banyaknya pasien yang sembuh yakni sebanyak 82 dari total 109 orang dan yang meninggal tujuh sementara sisanya masih dalam perawatan.

“Sebagian ada yang dirawat di RS. Bandar Negara Husada (BNH) dan sebagian yang lain diisolasi mandiri,” jelasnya.

Baca Juga  Terkait Adanya Dosen dan Mahasiswa Terpapar Covid-19, Ini Penjelasan Pihak Kampus ITERA

Sementara itu penambahan pasien positif Covid-19 terbanyak dari kecamatan Panjang. Dimana di kecamatan tersebut terdapat 30 orang positif dari 20 kecamatan yang ada di Kota Tapis Berseri.

Meski jadi wilayah penyebaran kasus terbanyak, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung belum melirik kebijakan pembatasan sosial berskala mikro.

Baca Juga  Tim Opsnal Polsek TkT Ringkus Tiga Pencuri di TK Jalan P. Antasari

Namun menurut Edwin, langkah ini bisa saja terjadi apabila kesadaran masyarakat tidak turut berperan aktif.

“Tidak, karena itu adalah kasus lama. Kasus yang memang terjadi kira-kira dua minggu atau tiga minggu yang lalu. Jadi kasusnya bukan kasus baru,” pungkasnya. (SA)

(Visited 40 times, 1 visits today)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed