“Sehingga menjadi Rp 164.271.785 .974,08,” ujarnya.
Sedangkan, pengeluaran pembiayaan dalam APBD-P TA 2020 sebesar Rp 108.500.000.000, dari yang telah dianggarkan dalam APBD induk sebesar Rp 136.500.000.000.
“Sehingga total pengeluaran pembiayaan menjadi Rp 28 miliar,” ujar dia.
Ia pun menjelaskan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandarlampung pada APBD-P TA 2020 disepakati Rp 3.026.748.379.415
“Angka ini, mengalami peningkatan sebesar Rp 23.108.407.703 jika dibandingkan target pendapatan Pemkot Bandarlampung sebelum perubahan, yakni berjumlah Rp 3.003.639.971.712,” bebernya. (AI/SA)











