Menurutnya, hal tersebut akhirnya dapat berdampak buruk misal dapat merusak nama orang yang diberitakan.
“Akhirnya nama orang udah rusak dan nanti diberi hak jawab. Tapi entah kapan dan belum tentu orang membaca,” katanya.
Oleh karenanya, ia meminta kepada peserta belajar bagaimana menjadi jurnalis yang baik dan membawa berita yang menyejukkan.
“Berita yang benar katakan benar dan salah katakan salah. Saya yakin berita-berita kita akan lebih dinikmati masyarakat,” pungkasnya.
Zulfahmi Haz, Pimpinan Umum Majalah Monev, mengapresiasi dengan terselenggaranya kegiatan seminar dan pelatihan hari ini dalam rangka mengikuti terus bagaimana perkembangan dunia jurnalis.











