Bandar LampungEKBISLampung

Bulan K3 Nasional 2025, PLN UID Lampung Gelar Apel dan Penandatanganan Komitmen Keselamatan

13
×

Bulan K3 Nasional 2025, PLN UID Lampung Gelar Apel dan Penandatanganan Komitmen Keselamatan

Sebarkan artikel ini
General Manager PLN UID Lampung, Muhammad Joharifin (tengah) saat melaporkan kepada Pembina Apel Darmawan Prasodjo Dirut PLN pada Apel Bulan K3 Nasional yang dilaksanakan secara hybrid pada Jumat (10/1/2025) || Foto: PLN UID Lampung
General Manager PLN UID Lampung, Muhammad Joharifin (tengah) saat melaporkan kepada Pembina Apel Darmawan Prasodjo Dirut PLN pada Apel Bulan K3 Nasional yang dilaksanakan secara hybrid pada Jumat (10/1/2025) || Foto: PLN UID Lampung

5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung terus berkomitmen mengedepankan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan kerjanya.

Hal itu ditandai dengan terselenggaranya Apel dan Penandatanganan komitmen Keselamatan bersama 240 peserta yang terdiri dari unsur Pegawai, Petugas Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB), Pelayanan Teknik dan Tim Security secara hybrid bersama PLN Pusat dan PLN se-Indonesia.

Bulan K3 tahun 2025 mengusung tema “Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia dalam Mendukung Penerapan Sistem Manajemen K3 (SMK3) untuk Meningkatkan Produktivitas”.

Pernyataan tersebut disampaikan secara langsung oleh Darmawan Prasodjo, Direktur Utama (Dirut) PT PLN (Persero) dalam sambutannya pada gelaran Apel Bulan K3 Nasional tahun 2025 pada Jumat (10/1/2025).

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyampaikan, keselamatan kerja dalam lingkungan PLN adalah prioritas utama, bukan sekadar tentang data atau statistik, melainkan komitmen nyata untuk melindungi nyawa setiap insan PLN.

Baca Juga  Wujudkan Iklim Usaha yang Sehat dan GCG, PLN Gandeng Kejati Lampung Kawal Proses Pengadaan

“Setiap nyawa adalah hal yang sangat berharga. Ini tentang seorang suami, istri, anak, atau kerabat yang dicintai di rumah. Oleh karena itu, keselamatan kerja harus menjadi prioritas utama di PLN,” kata Darmawan.

Darmawan menambahkan, PLN telah menyusun “PLN Life Saving Rules” sebagai panduan penerapan K3 di perusahaan. Hal ini merupakan salah satu langkah strategis untuk membangun dan memperkuat budaya K3.

“Kita bekerja di lingkungan yang penuh risiko, namun melalui budaya K3 yang kuat, Standar Operasional Prosedur (SOP) yang disiplin, dan perhatian pada unsafe conditions serta unsafe actions, kita dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman,” tegasnya.

Sementara itu, General Manager PLN UID Lampung, Muhammad Joharifin secara tegas melaporkan kepada Dirut PLN selaku Pembina Apel, bahwa pihaknya berkomitmen untuk selalu konsisten menjaga keandalan operasional unit dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan dan kesehatan kerja.

Baca Juga  Gubernur Arinal Dampingi Presiden Jokowi Cek Harga Komoditas Pangan di Pasar Baru Rumbia

“Kami siap menjaga keandalan operasional dengan tetap mengutamakan aspek K3 dalam mewujudkan Zero Harm dan Zero Loss,” tegas Joharifin.

Selanjutnya, Joharifin memberikan arahannya kepada seluruh peserta apel untuk memaknai Bulan K3 Nasional untuk membangunkan kesadaran bahwa K3 bukan hanya sekedar kewajiban, tetapi mutlak harus dipenuhi dan diwujudkan manajemen dan seluruh pekerja.

“Dalam menjaga keandalan pasokan listrik di unit pelayanan, baik itu dalam pemeliharan distribusi, pemeriksaan P2TL dan lainnya, petugas PLN memiliki potensi risiko yang cukup besar,” ucap Joharifin.

“Oleh karena itu, sangat penting bagi kita semua untuk selalu memastikan bahwa setiap tindakan yang kita lakukan sudah mematuhi standar keselamatan yang berlaku,” lanjutnya.

Baca Juga  Gubernur Arinal Tinjau Perbaikan Jalan di Lampung Selatan

Joharifin menambahkan, keselamatan bukanlah hal yang kebetulan karenanya setiap individu Pelayanan Teknik dan petugas P2TL saat di lapangan wajib untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian bersama.

Pada momentum ini, PLN UID Lampung juga mengukuhkan komitmen K3 secara tertulis yang ditandatangani oleh seluruh manajemen PLN dan seluruh Penyedia Pelaksana Pekerjaan  Pelayanan Teknik, P2TL serta Secuity.

“Mitra kerja seperti petugas pelayanan Teknik, P2TL dan Security sebagai wajah terdepan PLN. Bersama kita jadikan perusahaan tempat kita bernaung ini, selain produktif juga ikut peduli terhadap keselamatan dan kesehatan kerja terutama bagi pekerja dan masyarakat sekitar,” tandas Joharifin. (Rls/SA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *