5W1HINDONESIA.ID, Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menegaskan bahwa apresiasi berkelanjutan dan perlindungan hukum bagi guru merupakan kunci utama untuk mendorong kemajuan pendidikan di Provinsi Lampung. Hal ini disampaikan Eva saat menjadi narasumber dalam Festival Kreasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) yang diselenggarakan oleh Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Lampung di Gedung Graha Mandala, Sabtu (8/11).
Pentingnya Apresiasi untuk Inovasi Guru
Dalam paparannya, Eva Dwiana memberikan pujian terhadap dedikasi para pendidik di Lampung. Ia menilai guru-guru saat ini telah menunjukkan kinerja yang luar biasa. Menurutnya, kegiatan penghargaan seperti Festival Kreasi GTK bukan hanya sekadar ajang unjuk karya, tetapi juga bentuk nyata penghargaan terhadap kerja keras para pendidik.
“Guru-guru kita sekarang sudah luar biasa. Kalau apresiasi seperti ini terus dilakukan, insya Allah akan membawa kebaikan bagi seluruh guru di Provinsi Lampung,” ujar Eva di hadapan peserta yang berasal dari sepuluh kabupaten/kota.
Ia menambahkan, apresiasi publik akan menjadi energi positif bagi para guru untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Eva berharap Festival Kreasi GTK dapat diadakan secara rutin dan diperluas jangkauannya, termasuk ke kabupaten-kabupaten di bagian selatan Lampung.
“Semakin guru dihargai, semakin besar semangat mereka untuk menciptakan pembelajaran yang kreatif dan bermakna,” tutupnya.
Perlindungan Hukum Guru Dijamin Pemerintah Kota
Selain apresiasi, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung juga berkomitmen memberikan jaminan perlindungan hukum bagi guru yang menghadapi masalah di lapangan. Eva menyebut, upaya ini dilakukan untuk memastikan para pendidik dapat bekerja dengan tenang dan fokus pada tugas mulianya.
“Kami memberikan kemudahan pendampingan hukum melalui tim khusus yang siap membantu guru yang mengalami masalah sosial maupun hukum,” tegas Eva.
Eva kembali menegaskan peran strategis guru yang bukan hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembimbing moral dan penanam nilai kehidupan bagi generasi muda.
“Guru bukan sekadar pengajar, tetapi pembimbing moral dan penanam nilai kehidupan. Kalau mereka terlindungi dan dihargai, pendidikan kita pasti semakin maju,” pungkas Wali Kota Bandar Lampung tersebut.











