Sementara itu, Tri Arief Wicaksono Abdi, selaku Ketua Lampung Sweeping Community menyampaikan dengan adanya penanaman bibit mangrove ini diharapkan mampu menjaga ekosistem laut terutama wilayah pesisir serta pencegahan abrasi pantai.
Dia menjelaskan bahwa kegiatan penanaman bibit mangrove yang dilaksanakan bersama PLN Peduli tersebut merupakan yang kedua kalinya sejak tahun 2021.
“Konsistensi yang seperti inilah yang kami harapkan, baik itu dari masyarakat maupun instansi dalam ikut serta melestarikan lingkungan,” katanya.
Dia menerangkan bahwa selain bantuan 4000 bibit pohon mangrove, tahun ini PLN juga memberikan bantuan pembangunan sarana pendukung di kawasan ekowisata Hutan Mangrove Petengoran berupa penambahan toilet dan gapura.
Dia juga menyebutkan bahwa saat ini kunjungan wisata pada hari biasa sekitar 20-30 pengunjung dan bisa mencapai 120 pengunjung pada akhir pekan atau hari libur.
“Dengan adanya bantuan sarana pendukung dari PLN berupa toilet umum dan gapura, tentunya sangat bermanfaat terutama dapat memberikan kenyamanan pengunjung, terlebih saat ini kunjungan wisata sudah mulai meningkat,” papar Toni Yunizar selaku ketua Pelestari Mangrove Petengoran. (Rls/SA)











