Lampung juga sebagai pemasok bahan pokok seperti beras, daging, telur, gula, buah dan sayuran ke beberapa provinsi seperti DKI Jakarta, Bangka Belitung, dan Sumatra Selatan.
Pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya mendorong investasi untuk meningkatkan nilai tambah melalui hilirisasi produk primer dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat petani.
Berdasarkan data Kementerian Investasi Republik Indonesia/BKPM menunjukkan realisasi investasi di Provinsi Lampung sampai dengan bulan September tahun 2023 tercatat sebesar Rp 7,9 triliun, dengan total proyek sebanyak 4.970 yang terdiri dari 701 proyek PMA dan 4.269 proyek PMDN dan telah menyerap Tenaga Keja Indonesia sebanyak 15.042 orang.
“Pada event ini kami akan menawarkan beberapa proyek investasi yaitu Kawasan Wisata Terpadu Bakauheni Harbour City, Waste to Energy TPA Bakung, Dermaga Labuhan Maringgai, PLTS Terapung Bendungan Margatiga dan Bendungan Way Jepara, serta Taman Wisata Way Tebabeng yang secara detail nanti akan dipaparkan langsung oleh para pemilik proyek,” jelas Arinal.
Selain promosi investasi, dilaksanakan juga Penandatanganan MoU Kerjasama Antar Daerah, antara Provinsi Lampung dengan Provinsi Bali dimana pada tahun 2016 lalu Pemerintah Provinsi Lampung dan Provinsi Bali telah melakukan Kerjasama Pengembangan Pariwisata daerah melalui kegiatan Lampung Tourism Business Meeting dan Pameran Pariwisata.
Pada Tahun 2023 ini Pemerintah Provinsi Lampung kembali menggagas kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Bali pada sektor perdagangan, pariwisata, usaha kecil mikro, peternakan, perkebunan, tanaman pangan serta perikanan tangkap maupun budidaya perikanan.
Kerja sama ini bertujuan meningkatkan nilai transaksi dan kualitas mutu barang produksi hasil industri kecil dan menengah di masing-masing daerah, meningkatkan kunjungan wisata domestik maupun manca negara, menjaga ketersediaan bahan baku produksi pertanian, peternakan, dan perikanan, serta memacu pertumbuhan investasi di masing-masing daerah.
Gubernur berharap event ini dapat membuka peluang investasi yang sebesar-besarnya bagi Provinsi Lampung.
“Kami menunggu dan mengundang anda para investor untuk dapat berinvestasi di Lampung,” ujarnya.











