Bandar LampungLampung

Libatkan 1.510 Personil, Pemkot Bandar Lampung Gelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana

26
×

Libatkan 1.510 Personil, Pemkot Bandar Lampung Gelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana

Sebarkan artikel ini
Walikota Eva Dwiana melihat kesiapan personil gabungan pada Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana di lapangan Saburai || Foto: Dok. PROKOPIM Pemkot Bandar Lampung || 5W1HINDONESIA.ID
Walikota Eva Dwiana melihat kesiapan personil gabungan pada Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana di lapangan Saburai || Foto: Dok. PROKOPIM Pemkot Bandar Lampung || 5W1HINDONESIA.ID

5W1HINDONESIA.ID. BANDAR LAMPUNG – Pemerintah kota Bandar Lampung menggelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana di lapangan Saburai pada, Rabu (19/10) dengan menggelar simulasi bencana melibatkan 1.510 personil tanggap bencana.

Adapun 1.510 personil tersebut terdiri dari BPBD, Pemadam Kebakara, Babinsa, Bhabinkamtibmas, BMKG Lampung, BASARNAS, Orari, Korsik, Dinas PUBM Bandar Lampung, Linmas, Pramuka dan RT.

Pada kegiatan Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana, personil gabungan menggelar simulasi gempa bumi dan kebakaran yang kerap kali terjadi di kota Bandar Lampung. Disaat yang bersamaan, terlihat tenda evakuasi dan simulasi dapur umum di tempat yang sama.

Baca Juga  Safari Budaya Akademi Lampung Jadi Pemantik Kinerja Seniman di Daerah

Walikota Eva Dwiana yang turut menghadiri kegiatan tersebut mengatakan, apel tersebut sebagai wujud kesiapsiagaan pemerintah kota dalam menangani bencana yang setiap saat bisa mengancam masyarakat di Bandar Lampung.

“Pemerintah bersama FORKOPIMDA selalu siap siaga dalam menangani bencana yang ada di kota Bandar Lampung. Dengan digelarnya apel kesiapsiagaan ini, pemerintah sudah siap untuk mengantisipasi bencana yang terjadi di kota Bandar Lampung,” katanya.

Baca Juga  Ikhtiar Sembuhkan Pengidap Kanker, Apik Mandiri Salurkan Bantuan Bioglass MCI

Ia pun berpesan kepada seluruh personil tanggap bencana agar selalu siap siaga dalam menghadapi dan menangani bencana yang bisa terjadi kapan saja.

Sedangkan untuk masyarakat, Eva Dwiana menghimbau agar tidak mencemari saluran air yang ada di sekitar pemukiman dan selalu menjaga kebersihan.

Baca Juga  Bupati Lampung Tengah Teken Perjanjian Penyelenggaraan Layanan di MPP

“Yang pertama kita himbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu, jika terjadi bencana atau dalam keadaan darurat RT dan Kaling harus cakap dan sigap untuk menginformasikan kepada warganya,” imbuhnya.

Dengan adanya kerjasama multi pihak, diharapkan dalam melakukan mitigasi bencana, penanganan dan evakuasi bisa dengan sigap dilakukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *