EKBISNasional

PLN Melesat ke Fortune Global 500, Digitalisasi dan Beyond kWh jadi Kunci

44
×

PLN Melesat ke Fortune Global 500, Digitalisasi dan Beyond kWh jadi Kunci

Sebarkan artikel ini
Petugas PLN Indonesia Power tengah memastikan keandalan PLTP Kamojang berkapasitas 140 MW di Kabupaten Garut, Jawa Barat, salah satu pembangkit PLN yang berkontribusi dalam layanan Renewable Energy Certificate (REC) || Foto: PLN
Petugas PLN Indonesia Power tengah memastikan keandalan PLTP Kamojang berkapasitas 140 MW di Kabupaten Garut, Jawa Barat, salah satu pembangkit PLN yang berkontribusi dalam layanan Renewable Energy Certificate (REC) || Foto: PLN

Darmawan menegaskan bahwa transformasi digital bukan sekadar pengadopsian teknologi, tetapi juga mencerminkan perubahan kultur, proses kerja, dan model layanan untuk menjawab tantangan energi masa depan.

“Transformasi digital PLN adalah pilar utama dalam mempercepat elektrifikasi, memperluas energi bersih, dan membangun pelayanan pelanggan yang modern, efisien, dan terhubung secara real-time. PLN harus hadir tidak hanya sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai penyedia solusi energi,” katanya.

Baca Juga  Kanwil DJP Bela Kembali Ramaikan CFD Bandar Lampung

Selain transformasi digital, PLN juga terus memperkuat strategi beyond kWh sebagai bagian dari transformasi bisnis untuk menghadirkan nilai tambah bagi pelanggan sekaligus menjawab kebutuhan energi yang semakin kompleks dan dinamis.

Strategi ini menandai transisi PLN dari sekadar penyedia listrik menjadi penyedia solusi energi terintegrasi berbasis teknologi, inovasi, dan keberlanjutan.

Baca Juga  Israel Semakin Ganas, PBB Gelar Rapat Darurat!

“Strategi beyond kWh adalah lompatan besar PLN dalam mengubah model bisnis menjadi lebih customer-centric dan berorientasi solusi. Kami tidak hanya menyalurkan listrik, tapi juga menghadirkan nilai, efisiensi, dan kemudahan bagi pelanggan dalam mengelola energi mereka,” tutur Darmawan.

Dirinya mengatakan, strategi beyond kWh merupakan bagian dari visi PLN untuk menjadi perusahaan Energy as a Service (EaaS), di mana pelanggan dapat memperoleh layanan menyeluruh terkait energi mulai dari pembangkitan, manajemen beban, efisiensi, hingga transisi ke energi hijau.

Baca Juga  Kolaborasi, Polda Lampung dan PLN Tingkatkan Pengetahuan Personel tentang Keselamatan Kelistrikan

Ke depan, PLN akan terus melanjutkan agenda transformasi dan memperluas kontribusi beyond kWh, termasuk pengembangan produk berbasis Internet of Things (IoT), smart metering, serta pembentukan ekosistem energi berbasis komunitas dan industri. (Rls/SA)