Apapun nanti hasilnya, sambung Lidwina, mereka harus siap menerima. Kalau nanti hasilnya non reaktif, ternyata kondisi daya tahan tubuh lagi bagus.
Akan tetapi kalau hasilnya nanti reaktif berarti posisi saat itu kondisi daya tahan tubuh mereka lagi terganggu mungkin ada virus misal virus flu atau virus apapun tapi bukan mengarah ke virus Covid.
“Kalau seperti itu nanti kita akan minta masyarakat tersebut untuk isolasi istirahat dulu selama 10 hari atau seminggu. Nanti, kita akan melakukan pemeriksaan ulang untuk rapid kedua kali,” bebernya.
Lanjutnya menjelaskan bahwa untuk saat ini di posko Pasar Way Halim ada empat puskesmas yang tergabung yaitu Puskesmas Way Halim 1, Puskesmas Way Halim 2, Puskesmas Way Kandis dan Puskesmas Segala Mider.
“Targetnya kita mencapai hampir 100-an dan hasilnya sudah bisa diketahui sekitar 10-15 menit hasil akan sudah langsung nampak,” jelasnya.
Hasil tersebut diumumkan langsung ke pribadi masing-masing dan apabila mereka misalnya mempunyai kegiatan mau keluar misal ke Jawa atau kemana akan disiapkan surat keterangannya bahwa mereka non reaktif.
“Tapi kalau ternyata hasilnya reaktif mereka disuruh untuk istirahat dulu. Nanti akan diperiksa ulang kembali selama seminggu atau 10 hari,” pungkasnya.
Diinformasikan bahwa, pelaksanaan rapid test masal hari ini dilaksanakan di empat titik yaitu Pasar Tamin, Pasar Smep/Pasar Gintung, dan Terminal Kemiling. (SA)











