oleh

Tinjau PPKM Darurat di Bandar Lampung, Kapolda Lampung Nilai Pelaksanaan Sudah Tepat

5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung Kapolda Lampung Irjen. Pol. Hendro Sugiatno menyatakan bahwa pelaksanaan penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kota Bandar Lampung sudah di jalur yang benar.

Pernyataan tersebut disampaikannya saat melakukan peninjauan pelaksanaan PPKM Darurat wilayah Kota Bandar Lampung di Mapolresta Bandar Lampung, Rabu (14/7/2021).

“Ini kan kita baru berjalan dua hari dan arah pergerakannya penerapan PPKM Darurat itu sudah ke track yang benar,” tutur Hendro.

“Tinggal kita konsisten menjalankan instruksi Mendagri maupun Wali Kota Bandar Lampung,” sambungnya.

Oleh karenanya, ia mengajak bersama-sama dengan wali kota, Pemda sebagai leading sector, Dandim, Kapolres untuk menjalankan instruksi yang ada dalam PPKM Darurat.

Baca Juga  Telat Rampungkan Pengerjaan, Rekanan Pembangunan Flyover Sultan Agung Terancam Kena Denda

“Jadi saya minta masyarakat di Bandar Lampung maupun Lampung, Pemerintah menerapkan PPKM Darurat ini untuk meminimalisir penyebaran Covid-19, untuk membangun kesehatan masyarakat,” bebernya.

Hendro juga tak lupa mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama mendukung pelaksanaan PPKM Darurat.

“Jangan sampai ada yang kontra dan sebagainya. Kita semua pingin sehat dan hidup normal seperti dulu,” kata dia.

Perihal terjadi pertengkaran antara satgas dan pedagang, ia menegaskan bahwa semuanya akan dievaluasi dan diingatkan.

Baca Juga  Walkot Bandar Lampung Ingatkan Masyarakat Pentingnya Vaksinasi

Pihaknya juga mengajak masyarakat juga sama-sama mematuhi pelaksanakan PPKM Darurat yang jam operasional pertokoan, tempat makan dan lainnya itu sudah diatur kegiatannya.

“Semua itu demi kita menjaga keselamatan kita, menjaga agar kita tetap sehat itu aja. Nanti kalau sudah sehat dan normal kita beraktivitas kembali ayo sama-sama membangun ekonomi di Bandar Lampung dan Lampung,” tandasnya.

Sementara itu, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menuturkan bahwa pihaknya untuk ketersediaan vaksin sedang menunggu dari Pemerintah Pusat dan Provinsi.

“Kalau untuk pelayanan informasi masalah protokol kesehatan, obat, dan juga isoman tetap kita lakukan,” papar dia.

Baca Juga  Buka Pelatihan Manajemen Kasus, Wali Kota Eva Dwiana: Persoalan Perempuan dan Anak Butuh Perhatian bagi Seluruh Pemangku Kepentingan

Menurutnya, gerakan vaksin tersebut tentunya akan berjalan segera kalau provinsi sudah memberikan sehingga akan berjalan.

“Ini tergantung dari Provinsi dan Pusat. Kalau Pusat memberikan kepada Provinsi pasti Provinsi memberikan kepada kita,” jelasnya.

“Dan vaksin tidak bisa diperjualbelikan dan ini semua instruksi dari Pusat,” timpal Eva.

Ia pun menegaskan bahwa vaksin tersebut bukan habis, tapi sedianya kalau stok ada untuk tenaga medis. “Kan instruksi dari pusat tenaga medis harus tiga kali. Nah ini harus kita lakukan,” tutupnya. (SA)

(Visited 20 times, 1 visits today)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed