Bandar LampungLampungPemerintahanReligi

Gubernur Lampung Terima Audiensi Imam Besar Arab Saudi, Syaikh Abdurrahman Al-Ausy

46
×

Gubernur Lampung Terima Audiensi Imam Besar Arab Saudi, Syaikh Abdurrahman Al-Ausy

Sebarkan artikel ini
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, didampingi Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menerima audiensi Imam Besar dari Arab Saudi, Syaikh Abdurrahman Al-Ausy, di Guest House Mahan Agung || Foto: Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Lampung
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, didampingi Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menerima audiensi Imam Besar dari Arab Saudi, Syaikh Abdurrahman Al-Ausy, di Guest House Mahan Agung || Foto: Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Lampung

5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, didampingi Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menerima audiensi Imam Besar dari Arab Saudi, Syaikh Abdurrahman Al-Ausy, di Guest House Mahan Agung, Selasa (4/3/2025).

Dalam audiensi tersebut, Syaikh Abdurrahman Al-Ausy menyampaikan doa dan harapan untuk kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung.

Baca Juga  Diharapkan Beri Warna Baru, Gubernur Lampung Sambut Baik Hadirnya Mega Portal Suma.id

“Nama Bapak Gubernur, Rahmat Mirzani, mengandung makna rahmat. Semoga pertemuan ini membawa rahmat bagi kita semua,” ujarnya.

Juga berdoa agar Wakil Gubernur menjadi sumber inspirasi kebaikan dan mendukung Gubernur dalam memajukan Provinsi Lampung.

Baca Juga  Pj Gubernur Tak Izinkan Lampung Impor Tapioka

Syaikh Abdurrahman Al-Ausy mengajak seluruh dai dan ustaz untuk mendoakan para pemimpin, khususnya di bulan Ramadan.

“Pada momen-momen berdoa, terutama saat sujud dan di waktu-waktu mustajab, doakanlah pemimpin kita agar diberikan kekuatan, dijauhkan dari keburukan, diberikan kesehatan, dan diberikan terobosan-terobosan yang membawa kebaikan bagi wilayah yang dipimpin,” ucapnya.

Baca Juga  Arus Balik, Gubernur Minta Seluruh Masjid di Jalur Mudik Lampung Buka 24 Jam

Syaikh Abdurrahman juga menyampaikan bahwa dakwah di Mahan Agung ini akan menjadi tonggak penting dan disiarkan ke seluruh Indonesia.

“Ini adalah anugerah bagi Indonesia, bahwa dakwah yang diprioritaskan adalah mendoakan pemimpin,” ujarnya.